OpenAI Kehilangan 1,5 Juta Pelanggan ChatGPT dalam 48 Jam, Gara-Gara Kesepakatan dengan Pentagon

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

OpenAI Kehilangan 1,5 Juta Pelanggan ChatGPT dalam 48 Jam, Gara-Gara Kesepakatan dengan Pentagon

Ilustrasi.

JAKARTA – OpenAI mengalami penurunan drastis jumlah pengguna berbayar setelah CEO Sam Altman menyetujui kesepakatan kontroversial dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) alias Pentagon. Menurut info dari situs pencari boikot nan pertama kali dilaporkan oleh Forbes, perusahaan tersebut kehilangan lebih dari 1,5 juta pengguna ChatGPT dalam waktu kurang dari 48 jam setelah pengumuman kesepakatan tersebut.

Kesepakatan dengan Pentagon memungkinkan model AI OpenAI digunakan dalam jaringan pemerintah AS nan berkarakter rahasia, keputusan nan bertentangan dengan pendekatan rivalnya, Anthropic. Anthropic menolak memberikan akses tak terbatas ke model Claude untuk pemerintah AS, langkah nan mendapat support luas dari sebagian pengguna nan sekarang beranjak ke chatbot Anthropic.

Menurut situs boikot tersebut, gelombang pembatalan langganan dipicu oleh beberapa faktor, yaitu: perjanjian OpenAI dengan Immigration and Customs Enforcement (ICE), bantuan USD 25 juta dari Presiden OpenAI Greg Brockman ke MAGA Inc., serta kesepakatan terbaru dengan Pentagon.

Bertolak belakang dengan nasib ChatGPT milik OpenAI, akhir pekan lampau aplikasi Claude Anthropic melesat ke puncak ranking App Store, menggeser ChatGPT dari posisi teratas.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com