Oleksandr Usyk Kalahkan Rico Verhoeven di Ronde 11, Duel Berakhir Kontroversial

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Oleksandr Usyk Kalahkan Rico Verhoeven di Ronde 11, Duel Berakhir Kontroversial Oleksandr Usyk mempertahankan gelar juara bumi kelas berat usai menghentikan Rico Verhoeven di ronde ke-11 dalam duel kontroversial di Mesir.(Media Sosial X)

OLEKSANDR Usyk sukses mempertahankan gelar juara bumi kelas berat setelah menghentikan Rico Verhoeven pada ronde ke-11 dalam pertarungan dramatis di Mesir, Minggu (24/5).

Duel nan berjalan di bawah bayang-bayang Piramida Agung Giza itu diwarnai kontroversi akibat keputusan wasit menghentikan laga saat ronde tersisa satu detik. Verhoeven sempat tampil mengejutkan dan diyakini unggul dalam perolehan nomor sebelum akhirnya dijatuhkan uppercut Usyk di ronde ke-11.

"Saya pikir itu adalah penghentian nan terlalu dini, tetapi pada akhirnya keputusan bukan di tangan saya," kata Verhoeven dikutip dari AFP.

"Saya mau wasit membiarkan saya terus berjuang habis-habisan alias membiarkan saya masuk ke ronde 12. Saya merasa kami cukup seri dalam penilaian juri," lanjutnya.

Meski kandas merebut sabuk juara, Verhoeven tetap puas dengan penampilannya dalam duel tinju ahli melawan Usyk.

"Saya sangat bangga dengan penampilan saya dan mudah-mudahan bumi tinju menerima saya sebagai seorang petinju," ujarnya.

Usyk nan sebelumnya pernah menghadapi Tyson Fury, Anthony Joshua, hingga Daniel Dubois justru mendapat perlawanan sengit dari Verhoeven nan hanya sekali tampil di tinju ahli pada 2014.

Legenda kickboxing itu bisa menyulitkan Usyk lewat style berkompetisi garang dan pukulan kanan keras nan beberapa kali mengenai sasaran. Pada ronde-ronde awal, Usyk apalagi tampak kesulitan menemukan ritme dan jarak pukulannya.

Meski sempat mengguncang Verhoeven dengan uppercut di ronde keempat, petinju Ukraina tersebut dinilai kehilangan banyak ronde awal.

Pertarungan mempertahankan sabuk WBA, WBC, dan IBF itu juga menjadi momen emosional bagi Usyk nan menyinggung situasi perang di negaranya.

"Saya tahu saat ini rakyat Ukraina sedang duduk di dalam perlindungan bom, putri saya juga di dalam tempat berlindung dari bom, mengirimkan pesan kepada saya nan berbunyi, 'Papa, saya mencintaimu, Anda bakal menang'," ujar Usyk.

"Terima kasih banyak, Rico. Anda adalah petarung nan luar biasa. Terima kasih banyak untuk tim Anda. Tim saya, saya mencintai kalian. Istriku, saya mencintaimu. Kamu adalah cahayaku dan hatiku. Pertarungan ini berat. Ini adalah pertarungan nan bagus," sambungnya.

Memasuki ronde ke-11, Verhoeven mulai terlihat kelelahan. Usyk kemudian melepaskan uppercut keras nan membikin penantangnya terjatuh hingga melewati tali ring.

Setelah bangkit, Verhoeven langsung mendapat tekanan berkali-kali dari Usyk. Wasit akhirnya menghentikan pertarungan ketika Verhoeven tampak limbung meski tetap berdiri.

Keputusan tersebut memicu kontroversi lantaran waktu nan tersisa di ronde ke-11 tinggal beberapa detik dan Verhoeven diyakini tetap mempunyai kesempatan memperkuat hingga ronde terakhir.

Duel tersebut turut disaksikan sejumlah bintang tinju bumi seperti Saul Alvarez, Terence Crawford, Gennady Golovkin, Anthony Joshua, dan Andy Ruiz Jr..

Seusai laga, penantang wajib WBC asal Jerman, Agit Kabayel, langsung naik ke atas ring untuk menantang Usyk.

"Saya sudah menunggu sangat lama untuk pertarungan ini. Saya siap dan saya pikir Jerman siap untuk pertarungan ini. Mari kita lakukan di stadion Jerman. Saya pikir semua fans menginginkannya," tegas Kabayel.

Usyk pun langsung menerima tantangan tersebut. "Mari kita lakukan, tidak masalah. Saya siap, saudaraku," jawab Usyk. (Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia