OJK Targetkan Demutualisasi BEI Rampung Semester I-2026

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Rabu, 28 Januari 2026 |08:29 WIB

OJK Targetkan Demutualisasi BEI Rampung Semester I-2026

OJK menargetkan proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat diselesaikan pada paruh pertama 2026. (Foto: Okezone.com/IDX)

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat diselesaikan pada paruh pertama 2026. Langkah strategis ini merupakan transformasi struktural besar bagi bursa nasional nan bermaksud untuk mengangkat standar pengelolaan kelas dunia.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menjelaskan bahwa kebijakan ini sangat krusial untuk memperbaiki struktur internal serta posisi pasar modal Indonesia di mata internasional.

“Kebijakan ini ditargetkan bisa rampung pada semester I 2026 dan tujuannya adalah untuk meningkatkan dan memperkuat tata kelola good governance, meningkatkan corak pengelolaan nan lebih profesional, serta mengurangi akibat tumbukan kepentingan,” ucap Mahendra dalam Konferensi Pers KSSK, Selasa (27/1/2026).

Demutualisasi ini secara teknis bakal mengubah status BEI dari organisasi nan dimiliki secara eksklusif oleh para anggotanya (perusahaan efek) menjadi sebuah badan norma Perseroan Terbatas (PT).

Perubahan status ini memungkinkan saham BEI dimiliki oleh masyarakat luas, nan diyakini Mahendra bakal meningkatkan daya saing dunia pasar modal Indonesia.

Saat ini, landasan norma proses tersebut sedang dimatangkan oleh pemerintah dalam corak Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP). OJK mengaku terus menjalin hubungan intensif dalam penyusunan draf tersebut guna memastikan skema nan ditetapkan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin finance lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com