Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui adanya kecenderungan peningkatan kredit bermasalah alias non-performing loan (NPL) di masyarakat setelah periode Lebaran 2026, khususnya pada segmen angsuran konsumsi.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan kejadian ini merupakan pola musiman nan terjadi setiap tahun pasca Idul Fitri.
“Pasca Idul Fitri, memang terdapat kecenderungan meningkatnya tekanan secara siklikal terhadap kualitas kredit, khususnya pada segmen konsumsi,” ujar Dian, dalam keterangannya, Sabtu (25/4).
Menurut Dian, peningkatan akibat angsuran bermasalah ini berangkaian erat dengan tingginya pengeluaran masyarakat selama periode Lebaran. Kebutuhan seperti mudik, konsumsi, hingga aktivitas sosial menyebabkan tekanan terhadap arus kas rumah tangga dalam jangka pendek.
“Peningkatan pengeluaran tersebut berpotensi menekan kapabilitas pembayaran debitur dalam jangka pendek,” jelas Dian.
Meski demikian, Dian menilai kenaikan rasio angsuran macet tetap dalam pemisah nan terkendali. Secara historis, rasio NPL tetap berada di bawah 3 persen dan condong kembali menurun setelah periode Lebaran berakhir.
“Secara historis, memasuki periode lebaran memang terjadi peningkatan akibat angsuran bermasalah (NPL) namun tetap manageable di bawah 3% dan kembali dalam tren penurunan pasca periode lebaran,” kata dia.
Katanya, kenaikan itu berkarakter sementara. Seiring berjalannya waktu, kondisi finansial masyarakat biasanya kembali stabil setelah menerima penghasilan alias pendapatan.
Selain aspek musiman, OJK juga mencatat adanya perbaikan dalam perencanaan finansial masyarakat nan turut membantu menekan lonjakan angsuran bermasalah.
Untuk menjaga stabilitas sektor perbankan, OJK terus mendorong penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit. Adapun nan dilakukan antara lain penguatan manajemen risiko, penerapan sistem peringatan awal (early warning system), serta restrukturisasi angsuran bagi debitur nan mulai mengalami kesulitan pembayaran.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·