Ravie Wardani
, Jurnalis-Rabu, 17 Juni 2026 |16:02 WIB

Karina Ranau
JAKARTA - Istri mendiang Epy Kusnandar, Karina Ranau, mengaku sangat terpukul atas kejadian dugaan kekerasan nan dilakukan oleh pelanggannya sendiri. Bukan hanya lantaran luka fisik, Karina merasa nilai dirinya sebagai wanita diinjak-injak.
Saat ini, Karina secara tegas menyatakan menutup pintu perdamaian dengan terduga pelaku. Ia merasa sakit hati membayangkan emosi orang tuanya jika mengetahui putri mereka diperlakukan kasar oleh orang asing.
"Untuk tenteram rasanya terlalu cepat. Dia bisa enggak menggantikan rasa sakitnya kedua orang tua saya? Kedua orang saya nan melahirkan saya nan tidak pernah mereka melakukan kasar gitu," tutur Karina di area Kalibata, Jakarta Selatan belum lama ini.
Lebih lanjut, Karina merasa bebannya sudah cukup berat lantaran kudu mengelola warung sendirian demi menghidupi family dan karyawannya, namun justru mendapatkan perlakuan tidak pantas.
"(Ibu saya) memandang anaknya nan sudah capek, sudah ditinggal suami sendiri lagi, sudah bekerja banting tulang terus digituin lagi sama orang. Ya sakit lah emosi orang tua saya gitu," ungkapnya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·