Chef Arnold menekankan pentingnya peran ayah dalam memilih nutrisi anak.(Dok. MI)
PERAN ayah dalam urusan tumbuh kembang anak kerap dianggap sekadar pendamping. Sementara hal-hal perincian seperti memilih makanan, membaca komposisi, hingga memastikan kecukupan nutrisi anak lebih sering dilekatkan pada sosok ibu.
Padahal, perhatian ayah terhadap asupan anak bukan perkara kecil. Pilihan nutrisi nan diberikan sehari-hari dapat ikut membentuk fondasi kesehatan anak dalam jangka panjang.
Hal ini juga dirasakan oleh Chef Arnold Poernomo. Ia mengaku pandemi menjadi salah satu momen nan mengubah langkah pandangnya sebagai orang tua. Situasi tersebut membuatnya semakin sadar bahwa kesehatan family perlu dijaga dari hal-hal paling mendasar, termasuk kebersihan dan kualitas makanan.
“Dari pengalaman saya sendiri, mungkin saat pandemi kemarin kita jadi lebih aware tentang kesehatan dan kebersihan,” ujar Chef Arnold dalam konvensi pers peluncuran AceKid di Kempinski, Jakarta Pusat, Minggu (7/6).
Sebagai seseorang nan lama berkecimpung di bumi kuliner profesional, Chef Arnold terbiasa memperhatikan bahan makanan secara detail. Standar tersebut, menurutnya, semestinya tidak hanya bertindak di dapur restoran, tetapi juga di rumah.
Ia menilai para ayah perlu lebih aktif memahami apa nan dikonsumsi anak. Tidak cukup hanya memastikan anak makan, tetapi juga mengetahui kandungan dan kualitas asupan nan diberikan.
“Nah itu mungkin banyak sekali kita sebagai orang tua, mungkin sebagai ayah, menggampangkan. Tapi ya, kita kudu mengecek komposisi, kita juga kudu aware apa saja nan kita berikan ke anak-anak kita,” tegasnya.
Kisah Chef Arnold memperlihatkan bahwa keterlibatan ayah dalam urusan nutrisi anak bukan sekadar membantu ibu. Lebih dari itu, ayah juga mempunyai tanggung jawab untuk ikut mengambil keputusan krusial mengenai kesehatan keluarga.
Di tengah banyaknya pilihan makanan dan produk nutrisi anak, sikap selektif menjadi semakin penting. Orang tua, termasuk ayah, perlu lebih jeli membaca label, memahami kandungan, serta memastikan produk nan dipilih sesuai dengan kebutuhan anak.
Pentingnya ketelitian dalam memilih produk nutrisi anak juga ditekankan oleh master ahli anak konsultan tumbuh kembang pediatri sosial, Prof. Dr. Rini Sekartini, (Sp.A(K)). Ia mengingatkan bahwa orang tua tidak boleh hanya terpaku pada klaim kandungan tambahan nan tertera pada bungkusan produk susu anak.
“Selama ini, banyak orang tua condong konsentrasi pada kandungan tambahan seperti AHA, DHA, Omega-3, dan Omega-6, padahal komposisi utama krusial untuk dipahami,” kata Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia itu.
Menurut Prof Rini, membaca label komposisi secara menyeluruh krusial agar orang tua betul-betul memahami kualitas produk nan diberikan kepada anak.
“Orang tua perlu memperhatikan kualitas sumber bahan, proses produksi, serta ada alias tidaknya tambahan seperti gula alias pemanis tertentu. Dengan memahami komposisi secara lebih menyeluruh, orang tua dapat memilih produk nutrisi anak secara lebih tepat dan bertanggung jawab,” jelasnya. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·