
Nusron Wahid mengusulkan pagu anggaran sebesar Rp10,6 triliun untuk rencana kerja Kementerian ATR/BPN Tahun Anggaran 2027. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengusulkan pagu anggaran sebesar Rp10,6 triliun untuk rencana kerja Kementerian ATR/BPN Tahun Anggaran 2027.
"Sesuai Surat Edaran Menteri PPN/Kepala Bappenas, pagu sugestif Kementerian ATR/BPN tahun 2027 bakal difokuskan pada Program Dukungan Manajemen sebesar Rp7,31 triliun alias 68,9 persen, Program Pengelolaan dan Pelayanan Pertanahan sebesar Rp2,56 triliun alias 24,2 persen, serta Program Penyelenggaraan Penataan Ruang sebesar Rp724 miliar alias 6,8 persen," ujar Nusron dalam rapat kerja berbareng Komisi II DPR RI, Kamis (11/6/2026).
Dalam rapat nan membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kementerian/Lembaga Tahun 2027 tersebut, Nusron menjelaskan bahwa anggaran itu bakal digunakan untuk mendukung penyelenggaraan tugas dan kegunaan kementerian, terutama dalam memperkuat jasa pertanahan, mempercepat program strategis nasional, serta meningkatkan kualitas penataan ruang di beragam wilayah Indonesia.
Untuk memperkuat penyelenggaraan program prioritas nasional, Kementerian ATR/BPN juga mengusulkan tambahan pagu anggaran tahun 2027 sebesar Rp3,23 triliun. Tambahan anggaran tersebut direncanakan untuk mendukung shopping pegawai, penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, serta percepatan pembangunan tiga juta rumah.
"Ini sifatnya usulan, jika disetujui alhamdulillah," kata Nusron.
Pada kesempatan tersebut, Nusron juga melaporkan capaian keahlian dan realisasi anggaran hingga awal Juni 2026. Realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN per 6 Juni 2026 tercatat sebesar Rp3.184.895.696.643 alias 36,23 persen dari total pagu Rp8.791.048.122.000.
"Penyerapan anggaran Kementerian ATR/BPN per 6 Juni 2026 sebesar Rp3,18 triliun alias telah mencapai 36,23 persen. Angka ini meningkat secara year on year dibandingkan periode nan sama pada 2025 nan sebesar 35,40 persen, alias naik sekitar 0,83 poin persentase," ungkap Nusron.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan buletin ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·