HMD Global meluncurkan Nokia G42 5G dengan fitur reparasi berdikari QuickFix. Smartphone ini datang dengan Snapdragon 480+, kamera 50MP, dan baterai 5.000mAh.(HMD)
HMD Global selaku pemegang lisensi merek Nokia resmi memperkenalkan smartphone terbarunya, Nokia G42 5G. Perangkat kelas menengah ini menjadi smartphone 5G pertama Nokia nan dirancang agar dapat diperbaiki sendiri oleh pengguna.
Peluncuran Nokia G42 5G menjadi langkah krusial dalam kerjasama Nokia berbareng iFixit, nan dikenal sebagai platform pedoman reparasi perangkat elektronik. Melalui kerja sama tersebut, pengguna dapat dengan mudah mengganti komponen ponsel nan rusak tanpa kudu datang ke pusat servis.
Fitur unggulan nan diusung Nokia G42 5G adalah teknologi QuickFix repairability. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengganti beragam komponen krusial seperti layar retak, baterai nan mulai menurun performanya, hingga port pengisian daya nan rusak secara mandiri.
Nokia dan iFixit juga menyediakan suku cadang resmi dengan nilai terjangkau serta pedoman perbaikan komplit agar proses reparasi menjadi lebih mudah dan praktis bagi pengguna.
Di pasar Eropa, Nokia G42 5G dibanderol seharga 199 Poundsterling alias sekitar Rp20 jutaan. Smartphone ini datang dengan pilihan warna unik “So Purple” dan mulai dipasarkan melalui toko online resmi Nokia pada 29 Juni untuk wilayah Inggris dan beberapa negara tertentu. Hingga kini, perusahaan belum mengungkap agenda peluncuran perangkat tersebut di India maupun pasar Asia lainnya.
Dari sisi desain, Nokia G42 5G mengusung konsep ramah lingkungan dengan panel belakang nan dibuat menggunakan 65 persen material daur ulang. Smartphone ini datang dengan layar berukuran 6,56 inci beresolusi HD+ (720 x 1612 piksel) serta refresh rate 90Hz nan memberikan pengalaman scrolling lebih mulus.
Untuk perlindungan layar, perangkat ini dibekali Corning Gorilla Glass 3 guna meningkatkan daya tahan terhadap goresan dan tumbukan ringan.
Di sektor performa, Nokia G42 5G ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 480+ octa-core nan dipadukan RAM 6GB dan support virtual RAM hingga 5GB tambahan. Penyimpanan internalnya sebesar 128GB dan tetap dapat diperluas hingga 1TB menggunakan kartu microSD.
Smartphone ini menjalankan sistem operasi Android 13 dan Nokia menjanjikan pembaruan sistem operasi hingga dua tahun ke depan.
Pada sektor fotografi, Nokia G42 5G dibekali tiga kamera belakang nan terdiri dari kamera utama 50MP, sensor depth 2MP, dan kamera makro 2MP. Sementara untuk kebutuhan swafoto, tersedia kamera depan 8MP nan sudah dilengkapi fitur Night Mode.
Perangkat ini juga telah mengantongi sertifikasi IP52 nan membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air. Untuk mendukung aktivitas sehari-hari, Nokia menyematkan baterai berkapasitas 5.000mAh komplit dengan support pengisian sigap 20W.
Melalui kehadiran Nokia G42 5G, perusahaan menegaskan komitmennya menghadirkan perangkat nan lebih ramah pengguna sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan. Konsep smartphone nan dapat diperbaiki sendiri dinilai menjadi solusi untuk mengurangi limbah elektronik sekaligus memperpanjang usia penggunaan perangkat.
Dengan kombinasi fitur reparasi mandiri, spesifikasi kompetitif, dan nilai nan relatif terjangkau, Nokia G42 5G berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik di pasar smartphone kelas menengah. (The Economic Times/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·