Feby Novalius
, Jurnalis-Jum'at, 11 September 2026 |14:12 WIB

Infrastruktur (Foto: Okezone)
JAKARTA – PT Nindya Karya (Persero) memperkuat pengelolaan rantai pasok dan hubungan kerja dengan mitra untuk menjaga efektivitas, mutu, serta produktivitas proyek konstruksi. Langkah tersebut dinilai krusial seiring meningkatnya kebutuhan terhadap proses kerja nan terintegrasi dan efisien.
Direktur Utama Nindya Karya Firmansyah mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan proyek tidak hanya berjuntai pada perusahaan, tetapi juga memerlukan support dari seluruh pihak nan terlibat dalam ekosistem bisnis, termasuk mitra pemasok dan mitra kerja.
“Hubungan dengan mitra merupakan bagian krusial dalam ekosistem upaya Nindya Karya. Karena itu, diperlukan kerjasama nan kuat, transparan, profesional, dan berorientasi pada keahlian agar setiap proyek dapat melangkah dengan baik dan memberikan hasil terbaik,” ujar Firmansyah, Jumat (11/9/2026).
Menurut dia, hubungan kemitraan perlu dibangun melalui komunikasi nan terbuka dan profesional. Dengan demikian, kebutuhan proyek dapat dipenuhi secara lebih efektif sekaligus menjaga keberlanjutan kerja sama dalam jangka panjang.
Penguatan hubungan dengan mitra tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Strategic Partnership Forum (SPF) 2026 nan digelar Nindya Karya di Gedung Nindya, Jakarta, pada 9-10 September 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 perwakilan mitra bisnis. Pembahasan mencakup perkembangan proyek, pertimbangan penyelenggaraan kerja sama, pengelolaan rantai pasok, aspek keuangan, hingga penerapan sistem manajemen nan mendukung kualitas dan keselamatan kerja.
Pada hari pertama, Project Director Divisi Gedung Bayu Apriyadi memaparkan perkembangan proyek serta beragam pengalaman dan pembelajaran nan dapat menjadi perhatian dalam penyelenggaraan proyek mendatang.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·