Bogor -
Pria berjulukan Fariz Maulana meminta maaf setelah tindakan bejatnya melecehkan penumpang wanita di bus JR Connexion rute Juanda-Tamansari. Pelaku mengaku khilaf dan berjanji tak bakal mengulangi perbuatannya.
"Saya Fariz Maulana (menyebutkan nomor KTP) menyatakan khilaf dan maaf kepada ibu di sebelah saya di bus bidang Blok M-Bogor. Bus tersebut berangkat pada 17 September 2024 dari Jakarta sekitar pukul 17.45 WIB," kata Fariz dalam video nan diperoleh detikcom, Jumat (18/9/2026).
Fariz mengakui kesalahannya dan berjanji bakal bertaubat. Ia menyebut perihal itu menjadi pelajaran baginya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Atas kejadian ini menjadi pembelajaran berbobot bagi saya dan saya bertobat kepada Allah SWT," ucapnya.
Pria berkemeja warna merah itu mengaku siap bertanggung jawab jika di kemudian hari melakukan tindakan cabul serupa terhadap korban maupun wanita lainnya.
"Jika saya melakukan perihal tersebut lagi, baik dengan beliau maupun kepada pihak lain, saya siap bertanggung jawab sesuai ketentuan norma nan berlaku," katanya.
Kepala Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Akhmad Jajuli mengatakan Fariz Maulana diamankan di Kantor Induk PJR Jagorawi, pada Kamis (17/9) malam setelah diduga melecehkan penumpang wanita. Di sana Fariz sempat diinterogasi.
Jajuli menyebut pelaku juga telah meminta maaf secara langsung kepada korban. Pelaku juga telah menandatangani surat pernyataan tidak bakal mengulangi perbuatannya kembali.
"Sudah saling mengampuni dan pelaku sudah buat surat pernyataan," kata Jajuli terpisah.
Jajuli menyebut, suami korban sempat datang ke instansi PJR setelah tahu istrinya menjadi korban pelecehan. Korban dan suaminya kemudian memilih tidak melanjutkan perkara itu ke proses norma dan memaafkan pelaku.
"Jadi semalam juga ditanya, jika memang mau dilanjut ke polsek ya silahkan kita antar, tapi dari pihak korban semalam itu kan panggil suaminya juga kan, sudah langsung datang ke instansi PJR semalan," kata Jajuli.
"Anggota juga semalam tanya ke suaminya, apa mau dilanjut ke polsek alias gimana. Tapi memang maunya begitu saja. Si pelakunya bikin pernyataan," pungkasnya.
(sol/mea)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·