Negosiasi AS-Iran Mandek, Israel Gempur Roket Lebanon

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Smoke rises following an airstrike in Lebanon, as seen from Israeli side of the border, April 12, 2026. REUTERS/Amir Cohen

Serangan militer Israel ke wilayah Lebanon terus bersambung di tengah berlangsungnya negosiasi tenteram antara Amerika Serikat dan Iran di Pakistan. (REUTERS/Amir Cohen)

Smoke rises following an airstrike in Lebanon, as seen from Israeli side of the border, April 12, 2026. REUTERS/Amir Cohen

Laporan Al Jazeera menyebutkan, serangan terbaru pada Minggu (12/4/2026) menewaskan sedikitnya belasan orang di wilayah selatan Lebanon. Enam orang dilaporkan tewas di Maaroub, distrik Tyre, sementara lima korban lainnya ditemukan di Qana. (REUTERS/Amir Cohen)

Smoke rises following an airstrike in Lebanon, as seen from Israeli side of the border, April 12, 2026. REUTERS/Amir Cohen

Mengutip National News Agency, serangan juga terjadi di sejumlah wilayah lain, termasuk Bazouriyeh, Qalila, Bafliyeh, serta Qlawiya. Sebelumnya, pada Sabtu malam, agresi Israel di Tefahta dilaporkan menewaskan 13 orang. (REUTERS/Amir Cohen)

Smoke rises following an airstrike in Lebanon, as seen from Israeli side of the border, April 12, 2026. REUTERS/Amir Cohen

Pihak militer Israel menyatakan serangan tersebut menargetkan “peluncur roket nan sudah terisi dan siap diluncurkan”. Mereka menyatakan sistem tersebut sukses dihancurkan sebelum sempat digunakan untuk menyerang wilayah Israel. (REUTERS/Amir Cohen)

Smoke rises following an airstrike in Lebanon, as seen from Israeli side of the border, April 12, 2026. REUTERS/Amir Cohen

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat akibat korban nan terus meningkat sejak awal eskalasi pada 2 Maret. Hingga kini, sedikitnya 2.020 orang dilaporkan tewas dan 6.436 lainnya mengalami luka-luka. REUTERS/Louisa Gouliamaki

Smoke rises following an airstrike in Lebanon, as seen from Israeli side of the border, April 12, 2026. REUTERS/Amir Cohen

Eskalasi ini terjadi di tengah upaya diplomasi nan sedang berlangsung, menambah kekhawatiran terhadap stabilitas area Timur Tengah nan tetap rentan terhadap bentrok berskala lebih luas. (REUTERS/Amir Cohen)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News