Negara Chaos! Gangster Sudah Masuk Desa-Desa, Warga Waspada

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Geng bersenjata di Haiti sekarang memperluas operasi dari ibu kota Port-au-Prince ke wilayah pedesaan. Mereka menggunakan serangan kilat seperti penculikan, pencurian ternak hingga pemblokiran jalan untuk meneror warga.

Laporan Haiti Observatory dari Global Initiative Against Transnational Organized Crime nan dirilis Senin menyebut pergeseran tersebut bukan sekadar ekspansi aktivitas geng perkotaan ke desa-desa. Kelompok bersenjata disebut mulai mengubah langkah operasi dengan mengandalkan unit-unit mini nan bergerak cepat.

"Unit-unit mini nan bergerak sigap melakukan serangan mendadak, meneror masyarakat, lampau beranjak antara wilayah persembunyian dan letak sasaran," demikian laporan tersebut, seperi dikutip Reuters, Selasa (8/9/2026).

Taktik ini memungkinkan geng mempertahankan pengaruh dan mengganggu aktivitas masyarakat tanpa perlu menguasai suatu wilayah secara permanen. Kondisi tersebut membikin penduduk di wilayah pedesaan semakin rentan terhadap kekerasan dan tindakan kriminal.


Salah satu contoh terjadi di Kenscoff, area pegunungan di luar Port-au-Prince. Menurut laporan, serangan terbaru di wilayah tersebut menewaskan puluhan orang dan disertai tindakan penculikan massal, menunjukkan perubahan pola kekerasan nan semakin menjangkau wilayah di luar pusat kota.

Situasi serupa juga memburuk di Artibonite, salah satu area pertanian utama Haiti. Geng-geng menyasar masyarakat, jalur transportasi dan lahan pertanian, sementara abdi negara keamanan menghadapi keterbatasan personel, peralatan serta training untuk menghadapi golongan bersenjata nan bergerak lincah di wilayah pegunungan nan luas.

Laporan tersebut menilai penanganan keamanan saja tidak cukup untuk meredam ancaman. "Diperlukan langkah-langkah untuk melindungi petani, memulihkan ekonomi lokal, serta menyelesaikan sengketa lahan dan bentrok masyarakat nan telah berjalan lama," selain upaya pelucutan senjata dan reintegrasi personil geng.

(tfa/sef) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News