Negara Arab Ini Tawarkan Bantuan untuk Bangun IKN

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Mesir siap menawarkan pengalaman dan skill nan diperolehnya selama membangun ibu kota administratif baru kepada Indonesia, nan saat ini tetap terus mengembangkan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Duta Besar Republik Arab Mesir untuk Indonesia Yasser Hassan Farag Elshemy mengatakan Pemerintah Mesir menyatakan siap berbagi pengetahuan teknis guna mendukung penyelesaian proyek ibu kota baru Indonesia.

"Kami siap mentransfer seluruh pengetahuan teknis dan skill kami untuk membantu saudara-saudara kami di Indonesia menyelesaikan pembangunan ibu kota baru," kata Elshemy saat seremoni Hari Nasional Republik Arab Mesir ke-74 di Jakarta Selatan, dikutip Kamis (24/6/2026).

Elshemy mengatakan Mesir telah lebih dulu membangun New Administrative Capital alias nan sekarang dikenal sebagai The New Capital. Proyek futuristik senilai US$ 58 miliar alias sekitar Rp1.042 triliun (kurs Rp17.900 per US$) itu berlokasi sekitar 45 kilometer di timur Kairo dan dibangun di atas lahan seluas sekitar 71.400 hektare.

Proyek nan memerlukan waktu sekitar 10 tahun untuk diselesaikan tersebut dirancang untuk mengurangi kepadatan Kairo sekaligus menjadi pusat manajemen pemerintahan Mesir. Saat ini, The New Capital berfaedah sebagai ibu kota administratif nan terpisah dari Kairo sebagai ibu kota berhistoris dan politik negara itu.

Menurut dia, Mesir dan Indonesia juga telah menjalin komunikasi mengenai pengembangan IKN. Bahkan, dua bulan lampau Mesir menerima delegasi Indonesia nan dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Basuki Hadimuljono untuk membahas beragam pengalaman pembangunan kota baru.

Ia menjelaskan salah satu konsentrasi utama pembangunan ibu kota baru Mesir adalah memastikan konektivitas dengan Kairo. Untuk itu, pemerintah Mesir membangun proyek Monorel Kairo sepanjang 110 kilometer nan menghubungkan wilayah barat Kairo dengan ibu kota administratif baru di bagian timur.

Selain kerja sama pembangunan kota, hubungan Indonesia dan Mesir juga terus diperkuat melalui kemitraan strategis nan ditandatangani saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Mesir pada April 2025. Kesepakatan tersebut mencakup kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan, pertahanan, budaya, serta pertukaran masyarakat.

(tfa/sef/luc)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News