Mei Sada Sirait
, Jurnalis-Minggu, 06 September 2026 |13:15 WIB

Nebulizer hingga Obat Tetes Mata Disiapkan Puskesmas, Cegah Dampak Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau (Foto: Okezone)
JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan sejumlah peralatan dan obat di puskesmas wilayah terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Fasilitas tersebut disiapkan untuk menangani beragam keluhan kesehatan nan dapat muncul akibat paparan abu, mulai dari gangguan pernapasan hingga iritasi pada mata dan kulit.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, paparan abu vulkanik dapat berakibat pada tiga bagian tubuh, ialah saluran pernapasan, mata, dan kulit.
Karena itu, masyarakat nan mulai mengalami gangguan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik diminta tidak menunggu kondisi memburuk dan segera mendatangi puskesmas terdekat. Hal tersebut disampaikan Budi dalam konvensi pers Update Situasi Terkini Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026).
“Kalau sudah merasa tidak lezat pernapasannya, segera ke Puskesmas terdekat lantaran kita sudah mendisplai alat-alat seperti nebulizer dan juga oksigen konsentrator,” ujar Budi.
Layanan Kesehatan Puskesmas
Untuk menangani keluhan pernapasan, puskesmas telah dibekali nebulizer dan konsentrator oksigen. Peralatan tersebut disiapkan sebagai bagian dari penanganan penduduk nan mengalami gangguan pernapasan setelah terpapar abu vulkanik.
Tak hanya gangguan pernapasan, Kemenkes juga mengantisipasi keluhan pada mata dan kulit.
49 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·