Cikal Bintang
, Jurnalis-Minggu, 06 September 2026 |13:55 WIB

Laga FC Utrecht vs Go Ahead Eagles resmi ditunda. (Foto: Instagram/@fcutrecht)
LAGA FC Utrecht kontra Go Ahead Eagles dalam lanjutan Liga Belanda alias Eredivisie 2026-2027 kudu dihentikan akibat kerusuhan suporter. Pertandingan nan berjalan di Stadion Galgenwaard, Sabtu 5 September 2026 terpaksa ditunda setelah suporter tuan rumah melemparkan kembang api dan beragam barang ke lapangan.
Pemain Timnas Indonesia, Dean James, terpaksa kudu menghentikan aksinya berbareng Go Ahead Eagles. Laga kemudian dijadwalkan dilanjutkan tanpa penonton pada Selasa 8 September 2026.
Laga FC Utrecht vs Go Ahead Eagles diundur hingga Selasa 8 September 2026. (Foto: Laman resmi FC Utrecht)
Pertandingan ini sejatinya berpotensi menghadirkan duel dua pemain Timnas Indonesia antara Dean dengan Miliano Jonathans nan bermain untuk FC Utrecht. Namun, Miliano Jonathans diketahui sedang cedera.
1. Go Ahead Eagles Sempat Unggul 3-0
Di atas lapangan, Go Ahead Eagles tampil lebih dominan dan bisa mencetak tiga gol. Mathis Suray, Soren Tengstedt, dan Victor Edvardsen membawa Go Ahead Eagles unggul 3-0 hingga menit ke-64.
Situasi kemudian berubah setelah Go Ahead Eagles mencetak gol ketiganya. Aksi suporter FC Utrecht nan melemparkan kembang api ke arah lapangan membikin wasit Martin van den Kerkhof menghentikan pertandingan untuk sementara.
Pertandingan sempat kembali dilanjutkan setelah situasi dinilai memungkinkan. FC Utrecht kemudian memperkecil ketertinggalan melalui Dani de Wit sehingga skor berubah menjadi 1-3.
Namun, pertandingan kembali terganggu akibat tindakan suporter nan melemparkan gelas ke area permainan. Wasit akhirnya memutuskan pertandingan tidak dapat dilanjutkan.
41 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·