Jakarta, CNN Indonesia --
Warga Jakarta sekarang bisa mengurus paspor hingga memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) melalui jasa nan dihadirkan dalam program Namu Balai Kota.
Program Pemprov DKI Jakarta ini membuka akses ke sejumlah jasa publik di kompleks Balai Kota, sekaligus menghadirkan tur gedung dan aktivitas bagi masyarakat.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan jasa tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan akomodasi pemerintah kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga dapat mengakses jasa imigrasi untuk pengurusan paspor, Samsat untuk beragam keperluan manajemen kendaraan, hingga jasa perizinan dan perbankan.
"Di sini ada imigrasi, bisa bikin paspor. Tadi apalagi ada kawan kita dari Sumatera Utara, KTP-nya Medan, dia bikin paspor di sini, lantaran kan imigrasi di mana-mana sudah online," kata Rano dalam konvensi pers usai peluncuran Program Namu Balai Kota di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu (17/10).
Selain jasa paspor, tersedia jasa SIM Keliling dari Ditlantas Polda Metro Jaya dan Samsat Keliling dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Warga juga bisa mengakses jasa perizinan berupaya dan membuka rekening Bank Jakarta.
Rano mengatakan Namu Balai Kota direncanakan berjalan setiap dua pekan sekali sepanjang 2026. Pelaksanaannya bakal dievaluasi untuk memandang kekurangan dan kemungkinan perubahan agenda pada tahun berikutnya.
"Yang pasti kita pertimbangan apa kekurangannya. Tapi saya bersyukur, bukan hanya Balai Kota, tapi semua lembaga terlibat," ujarnya.
Dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi mengatakan Namu Balai Kota dirancang agar kompleks Balai Kota dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk pada akhir pekan ketika sejumlah ruang biasanya tidak digunakan.
"Namu Balai Kota ini merupakan membuka pintu-pintu ruang Balai Kota sebagai ruang publik bagi penduduk untuk mengenal lebih dekat pusat pemerintahannya, dan dipakai untuk kebutuhan masyarakat Kota Jakarta," tutur Marulina.
Selain paspor, SIM, dan Samsat, Namu Balai Kota menyediakan perpustakaan keliling, pemeriksaan kesehatan gratis, jasa manajemen kependudukan, serta jasa perizinan berusaha. Warga juga dapat mengikuti aktivitas pemilahan sampah, membuka rekening Bank Jakarta, dan mengikuti training penggunaan perangkat pemadam api ringan.
Program ini telah menjalani uji coba pada 3 Oktober 2026. Marulina menyebut sekitar 300 visitor mendaftar melalui aplikasi JAKI dan situs jakarta.go.id. Pendaftaran dilakukan untuk mendata visitor sekaligus menjaga kualitas dan prasarana kompleks Balai Kota nan merupakan gedung bersejarah.
Di luar jasa publik, penduduk dapat mengikuti tur kompleks Balai Kota mulai dari pendopo hingga Blok G, serta mengenal sejarah gedung nan diperkirakan berdiri sejak 1890 melalui pemandu.
Anak-anak juga dapat mencoba menjadi reporter melalui program Kids on Air di Studio Berita Jakarta. Hasil aktivitas mereka nantinya ditayangkan melalui kanal YouTube Berita Jakarta DKI Jakarta.
Sementara itu, Ruang Pola di lantai dua dapat digunakan organisasi movie untuk mengadakan pemutaran film. Namu Balai Kota turut menghadirkan Community Playground dan Community Stage untuk aktivitas warga, termasuk pagelaran musik dan permainan tradisional.
Pelaksanaan program ini melibatkan Himpunan Pramuwisata Indonesia, Abang None, organisasi perangkat wilayah (OPD), serta sejumlah lembaga terkait. Informasi mengenai aktivitas dan kunjungan dapat diakses melalui situs smartcity.jakarta.go.id dan aplikasi JAKI.
(del/dna)
6 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·