Rohman Wibowo
, Jurnalis-Kamis, 19 Maret 2026 |00:30 WIB

Kapolres Tasikmalaya Kota AKPB Andi Purwanto (Foto: Rohman Wibowo/Okezone)
JAKARTA - Jajaran Polresta Tasikmalaya Kota memberlakukan rekayasa lampau lintas one way sebanyak dua kali pada Rabu (18/3/2026). Rekayasa lampau lintas tak terlepas dari kenaikan volume kendaraan nan tembus 52.597 kendaraan sehingga mengakibatkan kemacetan di jalur Lingkar Gentong.
Penutupan jalur alias one way ini kali pertama dilakukan kepolisian pada arus mudik Lebaran 2026. Penerapan one way pertama berjalan pada pukul sekitar 16.00 nan berhujung 30 menit kemudian. Penutupan jalur ini bertindak dari Letter U Lingkar Gentong sampai Simpang Sukamantri.
Namun, sekitar 40 menit setelah jalur dikembalikan, arus lampau lintas kembali padat merayap dari arah Letter U Lingkar Gentong hingga Simpang Sukamantri. Sehingga, one way kedua dilakukan menjelang buka puasa alias tepatnya pukul 17.30, dengan waktu penutupan satu arus sekitar 30 menit di jalur nan sama.
"Jarak kurang lebih 8 kilometer. Dari Simpang Wage sampai dengan di Ciawi, Pamoyanan. (Pemberlakuan one way) sangat efektif, sangat membantu. Dan bisa dilihat setelah kami melaksanakan one way sampai dengan saat ini, jam buka puasa saat ini sudah lengang, lancar kembali," ujar Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, saat ditemui di Posko Terpadu mudik di Kecamatan Ciawi, Rabu.
Skema rekayasa lampau lintas serupa bakal dilakukan kepolisian secara kondisional. Parameternya adalah ketika terjadi antrean nyaris dua kilometer dari arah Letter U Lingkar Gentong.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·