Aktivitas lelang ikan berjalan ramai di area Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Senin (25/5/2026). Pedagang, nelayan, dan pembeli memadati tempat pelelangan sejak pagi hari.

Pelabuhan Muara Angke menjadi salah satu pusat aktivitas perikanan terbesar di Jakarta Utara. Beragam hasil tangkapan seperti tongkol, cumi, bawal, hingga udang dibongkar untuk dilelang.

Suasana pelelangan berjalan bergerak dengan proses tawar-menawar cepat. Para pembeli bersaing mendapatkan hasil laut segar untuk dipasarkan kembali.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan produksi perikanan nasional mencapai 10,57 juta ton pada 2026. Target itu menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir.

KKP menilai peningkatan produksi perlu dibarengi penguatan prasarana pelabuhan, pengedaran logistik, hingga modernisasi akomodasi pelelangan. Langkah itu dinilai krusial agar pengedaran hasil tangkapan lebih efisien.

Aktivitas pelelangan ikan di Muara Angke juga mencerminkan tingginya kebutuhan konsumsi ikan masyarakat Indonesia. Sektor perikanan dinilai mempunyai prospek besar dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan perubahan iklim, nelayan berambisi support pemerintah terus ditingkatkan. Bantuan bahan bakar, akomodasi pelabuhan, dan stabilitas nilai ikan dinilai krusial agar hasil tangkapan tetap optimal.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·