Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 13 Agustus 2026 |08:21 WIB

MSCI Pertahankan Status Pasar Modal Indonesia di Emerging Market (Foto: Okezone)
JAKARTA - Lembaga penyedia indeks dunia Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertahankan posisi pasar modal Indonesia pada kategori Emerging Market. Keputusan tersebut diambil berasas hasil peninjauan tahunan pengelompokkan negara alias 2026 Annual Country Review.
Dalam pengumuman resminya, MSCI mengonfirmasi tidak ada perombakan susunan daftar negara nan masuk dalam MSCI Frontier Emerging Markets Index, sehingga status Indonesia tetap berada pada jejeran pasar berkembang (Emerging Market).
"MSCI telah melakukan Tinjauan Tahunan Negara 2026 untuk Indeks MSCI Frontier Emerging Markets. Tidak bakal ada perubahan pada daftar Emerging Markets nan saat ini tercakup dalam Indeks MSCI Frontier Emerging Markets sebagai hasil dari tinjauan ini," tulis pengumuman MSCI, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Sebagai informasi, MSCI Frontier Emerging Markets Index dirancang dengan mengombinasikan seluruh indeks negara dari MSCI Frontier Markets Index serta sejumlah negara pilihan dari MSCI Emerging Markets Index.
Evaluasi terhadap konstituen Emerging Markets dalam indeks tersebut diselenggarakan secara berkala setiap tahun.
Melalui peninjauan ini, Indonesia tetap bersanding dengan negara-negara Emerging Market lainnya seperti Brasil, China, India, Korea Selatan, Malaysia, Taiwan, Thailand, hingga Uni Emirat Arab.
Meski mempertahankan posisi pengelompokkan negara Indonesia, MSCI melakukan penyesuaian daftar konstituen dengan mengeluarkan 10 saham emiten asal Indonesia dari indeksnya.
Perubahan komposisi saham ini dijadwalkan mulai bertindak efektif setelah penutupan perdagangan pada 31 Agustus 2026.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·