Mozilla beberapa waktu lampau melontarkan kritik tajam ke Microsoft mengenai kebijakan dan strategi garang mereka untuk mendorong penggunaan Microsoft Copilot di ekosistem Windows.
Dan meskipun memang saat ini Microsoft mulai menarik kembali beberapa kebijakan kontroversial, Mozilla menilai langkah tersebut justru menegaskan bahwa sejak awal perusahaan lebih mengutamakan kepentingan upaya dibandingkan kenyamanan pengguna jasa mereka sendiri.
Jadi kawan – kawan, dalam postingan blog resminya, Mozilla menyoroti bahwa selama beberapa tahun terakhir, Microsoft secara konsisten membatasi pilihan pengguna dalam beragam aspek Windows.
Baca Juga : Cara Blokir Pencarian Web di Search Windows 11
Misalkan Windows Search di Taskbar selalu membuka Microsoft Edge meskipun pengguna memilih browser lain di sistem mereka, tidak adanya sistem migrasi perangkat nan menyeluruh seperti di iOS, Android dan Mac, aplikasi Microsoft Outlook dan Microsoft Teams mengabaikan pengaturan browser default dan penggantian browser default nan dinilai rumit dibanding platform lain.

Pola ini menurut Mozilla dinilai dipaksakan masuk ke pengalaman pengguna tanpa transparansi nan cukup.
Selain itu, Mozilla juga apalagi mengacu pada studi independen nan mereka danai, nan menyebut bahwa Microsoft menggunakan teknik “dark pattern” alias kreasi manipulatif untuk mengarahkan pengguna kembali ke produk mereka sendiri, nah pendekatan ini dinilai dilakukan secara halus, sehingga banyak pengguna tidak menyadari bahwa pilihan mereka sebenarnya dibatasi.
When a company with Microsoft’s reach continues to control users — and only walks it back when the noise gets loud enough — it shapes what people expect from technology. It tells people that their only real move is to complain until, hopefully, the company relents. It also makes it harder for alternatives to compete when a company uses its reach and control to steer people back into its own products.We don’t think that’s the internet we have to accept. People have been clear about what they want when it comes to this era of the internet. They want to feel like they’re in control of their own devices and their own data. That’s the internet we’re trying to build.
Disisi lain, Mozilla juga tentu mempromosikan pendekatan mereka sendiri melalui browser Mozilla Firefox, dimana fitur AI di Firefox dirancang dengan prinsip pengguna tetap mempunyai kontrol penuh, setiap fitur AI bisa dinonaktifkan secara perseorangan dan tersedia kill switch untuk mematikan fitur AI sekaligus.

Baca Juga : Mozilla Hadirkan Fitur Untuk Nonaktifkan AI Generatif
Jelas ini menjadi sindiran langsung terhadap praktik pembaruan di Windows nan terkadang mengubah kembali pengaturan pengguna
Namun kembali lagi, meskipun Mozilla melontarkan kritikan tajam, Microsoft disisi lain tampaknya tetap mencoba gambaran dengan menarik beberapa fitur Copilot nan kontroversial, mulai dengan melakukan rebranding Copilot menjadi Writing Tools di Notepad, mengurangi fitur nan tidak digunakan di Edge dan beberapa perihal lainnya nan juga mereka ubah di Windows.
Yah ini bentrok antara Mozilla dan Microsoft ini memang merupakan perdebatan lama antara kontrol perusahaan vs kebebasan pengguna lantaran di satu sisi, Microsoft mau menghadirkan pengalaman AI nan terintegrasi, namun di sisi lain, Mozilla menilai pendekatan tersebut berisiko mengorbankan pilihan pengguna.
Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys
Via : Mozilla
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·