Mozilla Ikuti Chrome dan Edge, Kini Update Akan Hadir Setiap 2 Minggu

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Seperti nan telah kita tahu, baik Google dan Microsoft saat ini sudah mulai menerapkan perubahan dengan agenda pembaruan browser mereka nan dipercepat menjadi setiap dua minggu.

Nah mengenai perihal tersebut, Mozilla nan selama beberapa tahun terakhir ini dikenal sebagai browser nan cukup konsisten mempertahankan identitasnya sendiri tampaknya mulai mengikuti langkah para kompetitornya tersebut.

Jadi, Mozilla baru saja mengumumkan rencana untuk mempercepat siklus rilis (release cadence) Firefox dari sebelumnya setiap 4 minggu menjadi setiap 2 minggu, mirip seperti nan telah dilakukan Google Chrome dan Microsoft Edge.

Nah info ini disampaikan langsung oleh Sylvestre Ledru, Director di Mozilla, melalui pemberitahuan kepada tim developer Firefox, dimana mulai September 2026 nanti, Mozilla berencana mengubah agenda rilis Firefox Desktop maupun Firefox Android menjadi dua minggu sekali.

Sebagai contoh, Firefox 155 nan semula dijadwalkan datang pada 15 September 2026, sekarang ditargetkan meluncur lebih cepat, ialah 1 September 2026.

Namun Mozilla menegaskan bahwa perubahan ini tetap berkarakter eksperimen, sehingga tetap bisa berubah tergantung hasil pertimbangan nantinya.

Lebih Cepat, Tapi Tidak Dipaksakan

Meskipun pembaruan bakal datang lebih sering, namun Mozilla menegaskan bahwa perihal ini bukan berfaedah seluruh fitur kudu selesai dua kali lebih cepat.

Mereka tetap bakal mengutamakan kualitas dibandingkan sekedar mengejar agenda rilis, dan jika sebuah fitur belum betul-betul siap, maka fitur tersebut bakal ditunda ke rilis berikutnya, dengan kata lain, Mozilla tidak mau perubahan agenda ini justru menghasilkan pembaruan nan dipenuhi bug alias fitur nan belum matang.

Tapi Apa Sih Tujuannya?

Jadi, menurut Mozilla, perubahan ini mempunyai beberapa tujuan utama nan mencakup :

  • Memberikan fitur nan sudah siap lebih sigap kepada pengguna.
  • Membuat proses pengembangan lebih terprediksi.
  • Mengurangi tekanan terhadap proses backport alias uplift fitur ke jenis stabil.
  • Mempercepat pengedaran perbaikan bug dan peningkatan keamanan.

Bagi pengguna, perubahan ini berfaedah peningkatan dan perbaikan bakal datang lebih rutin dibandingkan sebelumnya.

Untungnya Firefox Masih Bertahan Soal Ekstensi

Nah satu perihal nan kudu di highlight nih, lantaran meskipun Mozilla mulai mengikuti Chrome dan Edge dalam perihal agenda update, Mozilla tetap tetap mempertahankan salah satu perbedaan terbesarnya, ialah masalah Ekstensi.

Firefox hingga saat ini tetap belum mempunyai rencana untuk menghapus support terhadap ekstensi Manifest V2, berbeda dengan Google Chrome nan terus melanjutkan proses penghentian support terhadap ekstensi lama seperti uBlock Origin (MV2).

Artinya, dari sisi kompatibilitas ekstensi, Firefox tetap mempertahankan pendekatannya sendiri.

Nah gimana menurutmu mengenai perubahan ini? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.

Via : Techspot


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com