Moms Wajib Tahu! Ini Trik Aman dan Tetap Segar Simpan Stok ASI di Rumah

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Moms Wajib Tahu! Ini Trik Aman dan Tetap Segar Simpan Stok ASI di Rumah

Ilustrasi stok ASI. (Foto: dok Magnific/rawpixel)

JAKARTA - Menyimpan air susu ibu (ASI) setelah dipompa kudu diperhatikan dengan sedetil mungkin. Jangan sembarangan menyimpan ASI, lantaran ASI kudu dijaga agar tetap steril dan segar saat dikonsumsi si kecil. 

Nah, berikut tips praktis menyimpan stok ASI nan dilansir dari Mayo Clinic:

Perhatikan Wadah

Hindari kantong plastik biasa untuk kebutuhan rumah tangga alias plastik sekali pakai untuk botol bayi. Jadi Moms bisa gunakan wadah kaca berbahan food-grade nan bersih dan tertutup rapat, alias wadah plastik keras bebas BPA (BPA-free). Kantong plastik unik penampung dan penyimpan ASI juga kondusif digunakan.

Trik Terbaik Menyimpan Stok ASI 

  • Beri Label: Tulis tanggal saat ASI dipompa dengan pulpen alias stiker tahan air. Jika disimpan di tempat penitipan anak, sertakan juga nama bayi ya, Moms.
  • Letak Penyimpanan: Taruh wadah di bagian belakang lemari es alias freezer lantaran suhunya paling stabil dan dingin.
  • Porsi Simpan: Bagi porsi ASI sesuai kebutuhan sekali minum bayi (sekitar 60–120 ml). Buat juga porsi mini (30–60 ml) untuk situasi darurat.
  • Beri Ruang: Jangan isi wadah sampai penuh, lantaran ASI bakal memuai saat membeku.
  • Cooler Bag: Jika tidak di kulkas, simpan ASI di dalam tas pendingin terisolasi (cooler bag) berisi ice pack maksimal selama 24 jam.

Daya Tahan ASI 

Daya tahan ASI tergantung langkah dan tempat menyimpannya:

  • Di dalam ruangan, ASI bisa tahan hingga 6 jam, tetapi sebaiknya segera digunakan alias disimpan dalam kurun 4 jam, terutama jika ruangan agak hangat.
  • Tahan hingga 24 jam jika di dalam cooler bag dengan ice pack.
  • Jika di simpan di Kulkas (bagian belakang), ASI tahan hingga 4 hari. Jika tidak berencana menggunakannya dalam 4 hari, segera bekukan setelah dipompa.
  • Saat di deep freezer (bagian belakang) ASI bakal tahan hingga 12 bulan, tetapi kualitas terbaiknya ada di 6 bulan pertama.

Makin lama ASI disimpan di lemari es maupun freezer, kandungan vitamin C di dalamnya bakal makin berkurang. Selain itu, komposisi ASI selalu menyesuaikan usia bayi, sehingga ASI saat bayi baru lahir tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan nutrisi bayi ketika usianya sudah bertambah beberapa bulan.

Cara Mencairkan ASI Beku

  • Cairkan stok ASI nan paling lama terlebih dahulu.
  • Pindahkan wadah ASI kaku ke dalam lemari es semalaman sebelum digunakan. Moms juga bisa mengaliri wadah dengan air hangat alias merendamnya di mangkuk berisi air hangat.
  • Jangan menghangatkan ASI kaku menggunakan microwave alias memanaskannya langsung di atas kompor. Pemanasan nan terlalu sigap dapat merusak kandungan antibodi dalam ASI dan menciptakan titik panas nan bisa melukai mulut bayi.
  • Jangan membekukan kembali ASI nan sudah dicairkan. Buang ASI cair nan tidak lenyap digunakan dalam kurun waktu 24 jam

Aroma dan Warna ASI nan Sudah Mencair

Warna ASI bisa berubah tergantung makanan nan ibu konsumsi. Selain itu, ASI nan pernah dibekukan kadang mempunyai aroma alias tekstur nan sedikit berbeda dari ASI segar, tetapi tetap kondusif diberikan kepada bayi. Jika bayi menolak meminumnya, coba persingkat lama penyimpanannya.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan buletin terbaru dan terpercaya seputar bumi perempuan. Dapatkan info terkini tentang style hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com