Momen Trump Bagi Permen dan Bercanda di Pemakaman Sahabat Politiknya

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Trump menghadiri pemakaman Senator Lindsey Graham di Washington, mengenang sahabat politiknya itu. Namun tingkah lakunya menarik perhatian.

Presiden AS Donald Trump, Wakil Presiden AS JD Vance, Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Eric Trump, dan istrinya Lara menghadiri upacara pemakaman mendiang Senator AS Lindsey Graham (R-SC) di Katedral Nasional Washington di Washington, D.C., AS, 28

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadiri upacara pemakaman Senator Partai Republik Lindsey Graham di Washington, AS, Selasa (28/7/2026) waktu setempat.  (REUTERS/Evan Vucci)

Selama upacara pemakaman Senator Partai Republik Lindsey Graham pada hari Selasa (28 Juli), Presiden AS Donald Trump menawarkan beberapa permen Tic-Tac kepada Wakil Presiden dan Menteri Keuangannya.

Dalam momen tersebut, Trump mengenang Graham sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di politik AS sekaligus sahabat dekatnya, apalagi sempat menawarkan permen Tic Tac kepada Wakil Presiden dan Menteri Keuangannya saat upacara berlangsung. (Tangkapan Layar Video Reuters/U.S. NETWORK POOL)

Selama upacara pemakaman Senator Partai Republik Lindsey Graham pada hari Selasa (28 Juli), Presiden AS Donald Trump menawarkan beberapa permen Tic-Tac kepada Wakil Presiden dan Menteri Keuangannya.

Aksi Trump membagikan permen Tic Tac menarik perhatian lantaran mengingatkan pada kampanye pilpres 2024. Saat itu, Trump menggunakan sebungkus Tic Tac sebagai perangkat peraga untuk mengkritik penanganan inflasi oleh pemerintahan sebelumnya, dengan menunjukkan gimana nilai produk tersebut meningkat. (Tangkapan Layar Video Reuters/U.S. NETWORK POOL)

Presiden Donald Trump berbincang di upacara pemakaman Senator Lindsey Graham, R-S.C., di Katedral Nasional Washington, Selasa, 28 Juli 2026, di Washington.

Dalam pidatonya, Trump menggambarkan Graham sebagai sosok nan mempunyai perhatian besar terhadap beragam bentrok internasional. "Dia sangat garang – dia tidak pernah memandang perang nan tidak disukainya. Tidak ada perihal krusial nan terjadi di mana pun di bumi tanpa Lindsey Graham mempunyai pandangan tentang perihal itu," ujar Trump. (Alex Brandon/Pool via REUTERS)

Presiden AS Donald Trump menghadiri upacara pemakaman mendiang Senator AS Lindsey Graham (R-SC) di Katedral Nasional Washington di Washington, D.C., AS, 28 Juli 2026.

Trump juga mengenang perjalanan hubungannya dengan Graham. Keduanya sempat bentrok pada awal pekerjaan politik Trump, sebelum akhirnya menjadi sekutu dekat di Partai Republik. Menurut Trump, Graham kemudian menjadi kawan bermain golf favorit sekaligus salah satu orang kepercayaannya dalam menghadapi dinamika politik di Washington. (REUTERS/Evan Vucci)

Presiden Donald Trump berbincang di upacara pemakaman Senator Lindsey Graham, R-S.C., di Katedral Nasional Washington, Selasa, 28 Juli 2026, di Washington.

Dalam pidatonya, Trump turut melontarkan candaan mengenai kejadian saat kampanye presiden 2016, ketika dia membagikan nomor telepon seluler Graham kepada publik sehingga senator tersebut dibanjiri panggilan telepon. Trump mengatakan peristiwa itu justru menjadi awal dari persahabatan mereka nan berjalan selama bertahun-tahun. "Dia tidak berakhir menelepon saya setelah itu," kata Trump disambut tawa para pelayat. (Alex Brandon/Pool via REUTERS)

Orang-orang memberikan penghormatan terakhir di peti jenazah mendiang Senator Carolina Selatan Lindsey Graham selama upacara penghormatan kongres di rotunda Gedung Capitol AS di Washington, D.C., AS, 28 Juli 2026.

Lindsey Graham meninggal bumi secara mendadak akibat penyakit jantung pada 11 Juli dalam usia 71 tahun. Sebelum wafat, dia baru saja memenangkan pemilihan pembukaan Partai Republik untuk maju pada masa kedudukan kelima di Senat. (JIM LO SCALZO/Pool via REUTERS)

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berbincang dengan Presiden Finlandia Alexander Stubb pada hari upacara pemakaman mendiang Senator AS Lindsey Graham (R-SC) di Katedral Nasional Washington di Washington, D.C., AS, 28 Juli 2026. (REUTERS/Evelyn Hock

Senator asal South Carolina itu dikenal sebagai pendukung kuat kebijakan luar negeri AS nan lebih aktif, termasuk dukungannya terhadap Israel dan Ukraina. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbareng istrinya Sara, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan pejabat lainnya pada hari upacara pemakaman mendiang Senator AS Lindsey Graham (R-SC) di Katedral Nasional Washington di Washington, D.C., AS, 28 Juli 2026.

Pemakaman Graham dihadiri sejumlah tokoh krusial dari dalam dan luar negeri, termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Presiden Finlandia, Alexander Stubb hingga Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu nan datang ke Washington untuk memberikan penghormatan terakhir. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Senator AS Darline Graham (R-SC), kerabat wanita mendiang Senator AS Lindsey Graham (R-SC), bersungkawa di samping peti jenazahnya, selama Penghormatan Kongres untuk mendiang Senator AS Lindsey Graham (R-SC) di Rotunda Gedung Capitol AS di Washington, D.C., AS, 28 Juli 2026.

Sementara itu, Gubernur South Carolina Henry McMaster telah menunjuksaudara wanita mendiang Senator AS Lindsey Graham, Darline Graham, untuk mengisi sisa masa kedudukan senator tersebut. (REUTERS/Nathan Howard/Pool)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News