Momen Purbaya Cecar Bos Bea Cukai Djaka Gegara Segel Tiffany dan Co

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat mencecar Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama imbas hasil pemeriksaan dugaan kasus pelanggaran manajemen terhadap barang-barang nan diimpor Tiffany & Co tak kunjung selesai.

Mulanya, Djaka mengatakan pemeriksaan terhadap manajemen barang-barang impor komoditas emas perhiasan mewah Tiffany & Co belum selesai hingga kini, meskipun penyegelan telah dilakukan sejak awal tahun ini, tepatnya pada Februari 2026.

"Terkait dengan perkembangan Tiffany & Co saat ini sedang dilakukan penelitian ataupun audit bersama, dilakukan oleh Direktur Audit, dan sampai saat ini kita belum menerima hasilnya," ucap Djaka.

Merespons pernyataan Djaka, Purbaya melontarkan ucapan candaan, "Jadi kita tetap bingung pak? Kan gak jelas".

Ucapan Purbaya itu pun dijawab Djaka dengan penegasan bahwa "masih dilakukan pemeriksaan secara mendalam apakah Tiffany melakukan pelanggaran, lantaran pasti bakal diteliti arsip impornya."

Mendengar kalimat itu, Purbaya langsung heran. Sebab, toko Tiffany & Co di sejumlah titik di Jakarta sudah keburu disegel Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sejak Februari 2026, namun masalahnya belum jelas diperoleh pihak bea cukai.

"Pak Djaka, jika tetap belum pasti kenapa sudah disegel," ucap Purbaya nan membikin Djaka terdiam.

Purbaya pun melanjutkan perkataannya dengan meminta Djaka untuk segera menginvestigasi. "Nanti investigasi ya pak," kata Purbaya.

Setelahnya, Djaka menambahkan info bahwa sampai dengan saat ini sudah dilakukan audit dan hasilnya tinggal menunggu pembayaran dari Tiffany & Co, lantaran belum jatuh tempo.

"Sementara untuk denda nan kita kenakan sekitar Rp 97 miliar," tegas Djaka.

(arj/arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News