Kasus 'sate maut' nan menewaskan wanita berjulukan Aminah (56), penduduk Dukuh/Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, tetap diselidiki kepolisian. Pengirim sate telah diketahui, ialah menantu laki-laki berinisial P. Namun, statusnya tetap sebagai saksi.
Kuasa norma keluarga, Wiwik Dwi Habsari, sebelumnya menyebut sate itu diantar ojek online. Ia kemudian menegaskan sate tersebut dikirim melalui aplikasi jasa pengantaran barang, bukan dibeli secara online dari penjual makanan.
“Makanan dikirim lewat GoSend. Kalau saya (mewakili keluarga), tidak berani bilang itu terduga pelaku. Polisi kan sudah memeriksa saksi-saksi. Jadi sementara ini dari pihak family menanti hasil ekshumasi Biddokes Polda Jateng,” kata Wiwik saat dihubungi, Jumat (5/6).
Wiwik belum dapat berkomentar banyak. Pihaknya tetap menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
“Ini perkara sensitif, tidak bisa bicara ke mana-mana, intinya seperti itu. Kalau masalah kemarin pengguna kami dimintai keterangan, belum bisa sampaikan hasilnya,” katanya.
Polisi Sebut Menantu Kirim Sate
Polres Boyolali mengungkap pengirim 'sate misterius' nan membikin seorang wanita berjulukan Aminah (56) meninggal usai menyantap sate itu di rumahnya di Dukuh/Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Pengirim sate adalah menantu korban berinisial P.
P telah diamankan polisi dan diperiksa selama 8 jam di Mapolres Boyolali. Kepada polisi, P mengaku telah mengirim sate tersebut ke rumah korban.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan total ada delapan saksi nan telah diperiksa dalam kasus ini. Salah satu saksi nan diperiksa adalah P.
"Ada 8 orang saksi, kita juga sudah periksa terduga pelaku ialah menantu dari almarhum. Namun statusnya tetap sebagai saksi," ujar Indra saat ditemui awak media di Mapolresta Surakarta, Kamis (5/6).
Dia menegaskan pihaknya tetap melakukan pemeriksaan secara intensif. Polres Boyolali juga menunggu hasil toksikologi dari Biddokes Polda Jateng mengenai hasil pemeriksaan ekshumasi dan uji laboratorium terhadap sejumlah ayam nan meninggal secara berbarengan usai makan sisa ramuan sate di rumah korban.
Saat ditanya apakah terduga pelaku mengakui telah mengirim sate ke rumah korban, Indra membenarkan perihal tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·