Jakarta -
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menerima kunjungan Menteri Kebudayaan Kerajaan Arab Saudi, nan Mulia Bader bin Abdullah bin Farhan AlSaud, dalam agenda lawatan ke Museum Nasional Indonesia dan Galeri Nasional Indonesia. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian pertemuan bilateral guna memperkuat kerja sama di bagian kebudayaan.
Diketahui, keduanya berbareng delegasi meninjau sejumlah ruang pameran nan menampilkan koleksi warisan budaya unggulan sebagai representasi kekayaan sejarah dan peradaban Nusantara. Salah satunya Pameran Sejarah Awal nan mengisahkan perjalanan Nusantara, mulai dari perkembangan pengetahuan bumi hingga kehidupan manusia purba. Selain itu, rombongan juga memandang Pameran Misykat nan mengangkat jejak awal Islam di Indonesia sejak abad ke-7.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan bahwa pameran tersebut dirancang untuk menggambarkan perjalanan besar peradaban Nusantara secara komprehensif berbasis kajian ilmiah. Ia menggambarkan perjalanan panjang Nusantara nan dimulai dari proses terbentuknya kepulauan akibat dinamika pengetahuan bumi purba, berkembangnya kehidupan awal, hingga kemunculan manusia dan kebudayaan prasejarah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia merupakan salah satu area kunci dalam kajian perkembangan manusia, nan tercermin dari temuan krusial seperti Homo erectus di Jawa, serta menjadi ruang pertemuan beragam migrasi dan perkembangan budaya sejak masa prasejarah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (14/4/2026).
Selanjutnya, pada Pameran Misykat: Cahaya Peradaban Islam, Fadli Zon menyampaikan bahwa pameran tersebut menghadirkan lebih dari 300 artefak, mulai dari manuskrip Al-Qur'an, batu nisan, karya seni, hingga temuan arkeologis dari beragam daerah.
Menurutnya, Islam di Nusantara tidak hanya datang sejak periode awal, tetapi berkembang melalui hubungan bergerak dengan budaya lokal. Hal tersebut membentuk karakter peradaban Islam Indonesia nan inklusif dan berakar kuat dalam tradisi masyarakat.
Usai dari Museum Nasional, rombongan melanjutkan kunjungan ke Galeri Nasional Indonesia. Lawatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan sejarah seni Indonesia kepada delegasi Arab Saudi.
Di letak tersebut, Fadli Zon dan delegasi meninjau sejumlah pameran, termasuk Indonesian Women Artists #4 on the Map: Art, Science, Technology, and Culture. Pameran ini menampilkan karya 12 seniman wanita Indonesia nan mengangkat tema seni, sains, dan teknologi.
Peninjauan ini juga bermaksud menunjukkan gimana Indonesia memberikan ruang setara bagi wanita untuk berkarya dan mengeksplorasi material seni.
Deretan perupa lintas generasi nan menampilkan karyanya adalah Bibiana Lee, Citra Sasmita & Cinta Bumi Artisan, Dyantini Adeline, Endang Lestari, Ines Katamso, Irene Agrivina, KaNA Fuddy Prakoso, Ni Nyoman Sani, Nona Yoanishara, Rani Jambak, Tara Kasenda, Ve Dhanito. Terdapat juga karya Hildawati Soemantri, Lucia Hartini, Marida Nasution, Sri Astari Rasjid serta Umi Dachlan.
Selain itu, rombongan turut memandang koleksi tetap galeri, termasuk 11 ruang nan memamerkan karya maestro seperti Raden Saleh dan Affandi. Karya-karya tersebut merepresentasikan kekayaan seni rupa Indonesia sekaligus perjalanan sejarahnya hingga dikenal di kancah internasional.
Sebelumnya, kedua menteri juga menggelar pertemuan di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah agenda prioritas, seperti pembaruan Nota Kesepahaman dan Kemitraan Kebudayaan Tingkat Tinggi, kerja sama Warisan Budaya Takbenda di UNESCO, hingga support pencalonan Indonesia dalam Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage (IGC-ICH).
Selain itu, kerja sama juga mencakup penguatan sektor museum, pelindungan dan rehabilitasi warisan budaya, serta pengembangan ekonomi imajinatif melalui film, sastra, dan pertukaran seniman.
Turut datang delegasi Kerajaan Arab Saudi dalam kesempatan ini, antara lain Assistant Minister of Culture, H.E. Rakan Ibrahim Altuoq dan General Manager of International Cultural Relation, Abdullah Mohammed Alraddadi.
Sementara itu, turut datang mendampingi Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Endah T.D. Retnoastuti, Staf Ahli Menteri bagian Ekonomi dan Industri Budaya Anindita Kusuma Listya, Direktur Promosi Kebudayaan Wawan Yogaswara, Direktur Kerja Sama Kebudayaan Mardisontori, serta Kepala Museum dan Cagar Budaya, Esti Nurjadin.
Sebagai informasi, kunjungan ini menegaskan komitmen Indonesia dan Arab Saudi dalam mempererat hubungan bilateral di bagian kebudayaan. Melalui pertukaran pengetahuan dan kerjasama di sektor seni serta ekonomi kreatif, kedua negara diharapkan dapat membangun kerja sama berkepanjangan sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke bumi internasional.
(akd/ega)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·