Jakarta -
Momen berbeda terlihat di loket-loket pelayanan publik Polda Metro Jaya dan polres jejeran pada Selasa, 21 April 2026. Bertepatan dengan Hari Kartini, sejumlah polwan melayani penduduk dengan berbusana kebaya.
Direktur PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Rita Wulandari Wibowo mengatakan momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa polwan punya peran krusial di tubuh Polri. Bukan sekadar pelengkap, polwan juga berada di garis depan pelayanan dan perlindungan masyarakat.
"Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa polwan tidak hanya datang sebagai pelengkap, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya wanita dan anak. Melalui pendekatan nan humanis dan empatik, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik," ujar Kombes Rita, Rabu (22/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampilan polwan Polda Metro Jaya berkebaya di Satuan Intelkam saat melayani warga. (Foto: dok. Istimewa)
Senada, Pakor Polwan Polda Metro Jaya AKBP Rusmiati Wahyu Lestari, Amd, menegaskan semangat Kartini kudu menjadi dorongan bagi seluruh polwan untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan.
"Polwan kudu bisa menjadi representasi perempuan handal nan tetap mengedepankan kelembutan, namun tegas dalam menjalankan tugas. Ini adalah bentuk nyata semangat Kartini masa sekarang di tubuh Polri," katanya.
Meski mengenakan kebaya, para polwan tetap menjalankan tugas seperti biasa. Mereka berjaga di lobi, SPKT, pelayanan Ditlantas, pelayanan SKCK, Unit PPA, pelayanan lokasi wisata hingga piket Reskrim.
Suasana pelayanan pun terasa lebih hangat. Namun pelayanan kepada masyarakat tetap melangkah profesional, cepat, dan responsif.
Polwan Polda Metro Jaya dan polres jejeran mengenakan kebaya memperingati Hari Kartini 21 April 2026. (Foto: dok. Istimewa)
Di ruang pelayanan, polwan menyambut warga, memberi informasi, lampau mengarahkan masyarakat ke unit nan dituju. Mulai pengurusan SKCK, laporan kepolisian, hingga kebutuhan pelayanan lainnya.
Sementara itu, di Unit PPA, polwan memberikan pendampingan dan pelayanan awal kepada pelapor maupun saksi, terutama wanita dan anak. Pendekatan nan humanis dan empatik dinilai krusial dalam jasa nan memerlukan rasa kondusif dan nyaman.
Peringatan Hari Kartini ini pun menjadi penegas bahwa kebaya bukan hanya simbol. Di tangan para polwan, kebaya juga merepresentasikan pelayanan humanis nan tetap tegas, sigap, dan profesional.
(mea/dhn)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·