Cara mencuci kaus kaki | foto ilustrasi: Gemini AI
- Kaus kaki nan dipakai berulang kali sering mengalami perubahan warna, terutama pada bagian telapak. Area tersebut paling sering bergesekan dengan bagian dalam sepatu dan lantai sehingga kotoran lebih mudah menempel. Ditambah keringat, debu, dan pasir, warna kaus kaki lama-kelamaan bisa terlihat kusam dan buluk.
Membersihkannya biasanya memerlukan upaya lebih lantaran noda di bagian telapak tidak selalu lenyap hanya dengan mencuci biasa. Salah satu langkah nan dibagikan pengguna TikTok @eprijah menawarkan metode perendaman dengan detergen dan tiga bahan nan mudah ditemukan di dapur. Cara ini dapat dicoba sebagai pengganti jika mau mengurangi proses menyikat kaus kaki.
Rendam Kaus Kaki dengan Campuran 3 Bahan Dapur
Metode ini menggunakan baking soda, cuka, dan garam nan dicampurkan ke dalam air panas berbareng detergen cair. Kaus kaki kemudian direndam selama dua jam sebelum dibilas.
Berikut takaran nan digunakan dalam unggahan tersebut:
| Detergen cair | Sedikit, secukupnya |
| Baking soda | 1 sdm |
| Cuka | 3 sdm |
| Garam | 1 sdm |
| Air panas | Secukupnya untuk merendam |
Air panas digunakan sebagai media perendaman, kemudian seluruh bahan dilarutkan terlebih dulu sebelum kaus kaki dimasukkan.
Cara Mencuci Kaus Kaki Buluk Tanpa Menyikat
foto: TikTok/@eprijah
Siapkan baskom, kemudian isi dengan air panas nan cukup untuk merendam kaus kaki. Tambahkan sedikit detergen cair, lampau masukkan baking soda, cuka, dan garam sesuai takaran.
Aduk campuran sampai bahan tercampur. Setelah itu, masukkan kaus kaki nan kotor dan pastikan seluruh bagian nan bernoda terkena larutan.
Dalam unggahannya, pemilik akun TikTok @eprijah menyarankan kaus kaki direndam selama dua jam.
"Masukkan stoking (kaus kaki) dan rendam selama 2 jam," imbuh pemilik akun TikTok @eprijah, dikutip BrilioFood pada Kamis (27/8/2026).
Setelah waktu perendaman selesai, kaus kaki dibilas menggunakan air bersih. Selanjutnya, jemur sampai kering sebelum kembali digunakan.
Hasil Perendaman dan Langkah Setelahnya
Dalam unggahan tersebut, noda pada kaus kaki disebut luntur setelah direndam sehingga tampilannya terlihat lebih bersih. Metode ini mengandalkan proses perendaman sehingga tidak perlu langsung menyikat bagian telapak nan kotor.
foto: TikTok/@eprijah
Jika mau memberikan aroma setelah dicuci, pewangi busana dapat digunakan setelah kaus kaki selesai dibilas dan dikeringkan.
Perlu diperhatikan, hasil pencucian dapat berbeda tergantung jenis bahan kaus kaki dan tingkat kekotorannya. Untuk kaus kaki nan mempunyai petunjuk perawatan khusus, sebaiknya ikuti label perawatannya terlebih dahulu.
Hal nan Perlu Diperhatikan Sebelum Merendam Kaus Kaki
| Label perawatan | Tidak semua bahan busana cocok dengan perlakuan air panas. |
| Kondisi warna | Kaus kaki berwarna dapat diuji pada bagian mini terlebih dulu untuk memandang apakah warnanya mudah luntur. |
| Lama perendaman | Ikuti lama nan digunakan dalam trik dan jangan memperpanjangnya tanpa alasan. |
| Kondisi noda | Noda nan sudah lama menempel bisa memerlukan pencucian tambahan. |
Dengan metode tersebut, kaus kaki nan kotor dapat dicoba dibersihkan melalui proses perendaman terlebih dahulu. Cara ini cocok dijadikan pengganti bagi nan mau mengurangi aktivitas menyikat saat mencuci.
FAQ
1. Apakah kaus kaki putih dan berwarna bisa direndam dengan langkah nan sama?
Belum tentu. Kaus kaki berwarna perlu lebih diperhatikan lantaran ada kemungkinan warna luntur, sehingga sebaiknya cek label perawatan alias lakukan uji pada bagian mini terlebih dahulu.
2. Apakah air panas kondusif untuk semua jenis kaus kaki?
Tidak selalu. Jenis serat tertentu dapat mempunyai pemisah suhu pencucian sendiri. Karena itu, petunjuk pada label kaus kaki tetap menjadi referensi utama.
3. Apa nan dilakukan jika noda tetap terlihat setelah direndam?
Kaus kaki dapat dicuci kembali sesuai petunjuk perawatan bahannya. Jika noda membandel, jangan langsung memperpanjang waktu perendaman tanpa mengetahui ketahanan materialnya.
4. Apakah kaus kaki perlu dibalik sebelum dicuci?
Membalik kaus kaki dapat membantu bagian dalam ikut tercuci dan mengurangi gesekan langsung pada permukaan luar selama proses pencucian.
5. Kapan pewangi busana sebaiknya digunakan?
Pewangi dapat digunakan setelah proses pencucian dan pembilasan selesai, mengikuti petunjuk penggunaan produk nan dipakai.
(brl/tin)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·