Tim SAR melakukan pencarian korban mobil tercebur di Pelabuhan Batuampar, Batam, Selasa (20/10).(MI/Hendri Kremer)
KECELAKAAN nan melibatkan satu unit mobil jenis multi-purpose vehicle (MPV) terjadi di area Pelabuhan Batuampar, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (20/10) awal hari. Mobil tersebut tercebur ke laut hingga tenggelam ke dasar perairan. Pengemudi berjulukan Anju ditemukan meninggal bumi setelah terjebak di dalam kendaraan, sedangkan seorang penumpang berjulukan Hasan sukses menyelamatkan diri.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Sebelum tercebur ke laut, mobil nan ditumpangi Anju dan Hasan diketahui melaju dari arah Jalan Duyung menuju area Pelabuhan Batuampar. Namun, dalam perjalanan, keduanya menyadari bahwa jalur nan dilalui merupakan jalan nan salah.
Koordinator Pos Basarnas Batam, Firmansyah, menjelaskan berasas keterangan sementara dari Hasan, penumpang tersebut sempat mengingatkan Anju agar tidak melanjutkan perjalanan. Hasan menyadari mereka berada di jalur nan tidak semestinya dan berupaya memperingatkan pengemudi.
Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan. Mobil nan mereka tumpangi terus melaju hingga akhirnya tercebur ke laut di area pelabuhan. Kendaraan itu kemudian tenggelam, sementara kedua orang nan berada di dalamnya berupaya menyelamatkan diri.
Dalam situasi tersebut, Hasan sukses keluar dari mobil. Ia kemudian berenang menuju tepi pelabuhan untuk menyelamatkan diri. Sementara itu, Anju tidak sukses keluar dari kendaraan dan tetap terjebak di dalam mobil nan terus tenggelam ke dasar laut.
Informasi mengenai kecelakaan tersebut diterima Basarnas Batam sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah menerima laporan, tim SAR segera bergerak menuju letak untuk melakukan pencarian terhadap pengemudi nan diduga tetap berada di dalam kendaraan.
“Sekitar pukul 06.00 WIB kami mendapat info dan langsung menerjunkan personil ke lokasi,” katanya, Selasa (20/10).
Operasi pencarian dilakukan berbareng personel Polairud Polresta Barelang. Tim campuran berupaya menemukan keberadaan Anju nan belum diketahui kondisinya setelah mobil tercebur ke laut. Pencarian difokuskan pada letak tenggelamnya kendaraan tersebut.
Sekitar pukul 07.30 WIB, petugas melakukan penyelaman ke dasar laut. Langkah itu dilakukan untuk memastikan keberadaan korban di dalam mobil nan tenggelam. Setelah melakukan pencarian, petugas akhirnya menemukan Anju dalam kondisi terjebak di dalam kendaraan.
“Korban kami temukan terjebak di dalam mobil dan kondisinya meninggal dunia,” ujarnya.
Penemuan korban mengakhiri operasi pencarian nan dilakukan tim SAR. Selanjutnya, penanganan korban dan penyelidikan mengenai penyebab kecelakaan diserahkan kepada pihak kepolisian.
Kecelakaan tersebut menyisakan sejumlah pertanyaan mengenai penyebab mobil bisa tercebur ke laut di area pelabuhan. Berdasarkan keterangan sementara, pengemudi diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat mengendarai kendaraan. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan tetap memerlukan pendalaman oleh kepolisian.
Polisi perlu menelusuri kronologi kejadian, termasuk kondisi pengemudi, jalur nan dilalui kendaraan, serta aspek lain nan mungkin menyebabkan mobil masuk ke laut. Hasil penyelidikan diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Sementara itu, keberhasilan Hasan menyelamatkan diri menjadi satu-satunya berita baik dari kejadian tersebut. Ia sukses berenang ke tepi pelabuhan setelah mobil tercebur, sedangkan Anju tidak sempat keluar dari kendaraan hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia. (HK)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·