Mimpi Buruk di Shanghai, Max Verstappen Kecewa Berat Usai Sprint Race F1 GP China 2026 Kalau Balau

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Mimpi Buruk di Shanghai, Max Verstappen Kecewa Berat Usai Sprint Race F1 GP China 2026 Kalau Balau

Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen. (Foto: Instagram/maxverstappen1)

SHANGHAI – Sirkuit Internasional Shanghai menjadi saksi bisu hari nan mau segera dilupakan oleh Max Verstappen. Pembalap Red Bull Racing tersebut tampak sangat terpukul setelah rentetan masalah teknis dan operasional merusak penampilannya dalam sesi Sprit Race Formula One (F1) GP China 2026 pada Sabtu 14 Maret 2026 pagi WIB.

Balapan F1 secara live dapat disaksikan streaming di Vision+ channel beIN Sport dengan klik di sini.

Memulai balapan dari posisi kedelapan, juara bumi empat kali itu justru merosot ke urutan 14 hanya dalam satu putaran akibat kegagalan saat melakukan start. Verstappen pun pada akhirnya mengakhiri sprint race di urutan kesembilan.

1. Masalah Beruntun

Verstappen mengungkapkan bahwa mobil RB22 miliknya terasa sangat susah dikendalikan sepanjang balapan pendek tersebut. Selain masalah saat off the line, dia juga mengeluhkan degradasi ban nan dianggapnya paling parah dibandingkan pembalap lain di lintasan.

Meski sempat terbantu oleh kemunculan Safety Car di akhir balapan untuk melakukan pergantian ban, upayanya tetap kandas membuahkan poin.

 Instagram/maxverstappen1) Max Verstappen. (Foto: Instagram/maxverstappen1)

"Jujur, saya tidak punya banyak kata untuk saat ini. Segala sesuatu nan bisa salah, betul-betul terjadi," ujar Verstappen, dikutip dari Crash, Minggu (15/3/2026).

Verstappen menegaskan bahwa keseimbangan mobilnya acak-acakan dan beberapa komponen kendaraan tidak dipersiapkan dengan baik, sehingga menuntut tim untuk segera melakukan pertimbangan total sebelum sesi kualifikasi utama.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin Sport lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com