MilkLife Festival Keluarga Sehat, Program Cegah Stunting Wujudkan Keluarga Sehat

Sedang Trending 52 menit yang lalu
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris menyerahkan bingkisan Desa Resik Sehat saat aktivitas MilkLife Festival Keluarga Sehat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

MilkLife Festival Keluarga Sehat 2026 digelar Sabtu (29/8) dan Minggu (30/8) di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah. Festival ini bermaksud memberikan edukasi serta mencegah stunting demi mewujudkan family sehat.

Festival Keluarga Sehat merupakan program kerjasama dari Bakti Sosial Djarum Foundation berbareng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah. Tema Festival Keluarga Sehat pada tahun ini ialah "Jaga Generasi Emas Merdeka Lawan Stunting"

Sejumlah tamu undangan hadir. Mereka adalah Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto, Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Endhayani, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris mengatakan, kasus stunting di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengalami penurunan dari 4,08 persen di tahun 2025 menjadi 3,04 persen per Juli 2026 ini. Menurutnya, capaian itu tidak lepas dari kerjasama Pemkab Kudus berbareng Bakti Sosial Djarum Foundation.

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris memberikan sambutan saat aktivitas MilkLife Festival Keluarga Sehat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

"Adanya program ini dapat menurunkan nomor stunting. Sebuah program nan baik dari Bakti Sosial Djarum Foundation, Pemkab Kudus dan peran serta masyarakat," katanya, Sabtu (29/8).

Samani memasang sasaran pada 2030 mendatang Kabupaten Kudus dapat zero stunting. Terkait perihal itu dia menyebut perlu peran serta semua pihak untuk bersama-sama mencegah stunting.

"Kami bersama-sama mencegah stunting sampai ke tingkat desa. Peranan perawat desa, babinsa, bhabinkamtibmas serta support dari Bakti Sosial Djarum Foundation bisa mewujudkan zero stunting," terangnya.

Beragam langkah bakal terus dilakukan untuk mencegah stunting di Kota Kretek ini. Dimulai dari intervensi melalui pola makan, edukasi, menjaga lingkungan dan hal-hal lainnya.

"Termasuk memberikan edukasi sebagai pengetahuan bagi ibu-ibu sejak mengandung sampai melahirkan," imbuhnya.

Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto memberikan sambutan saat aktivitas MilkLife Festival Keluarga Sehat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Sementara itu, Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto mengatakan, MilkLife Festival Keluarga Sehat kali ini merupakan jenis ketiga. Program ini diperuntukkan guna mencegah stunting.

"Penting untuk membangun family sehat. Dalam perihal ini kudu dibiasakan sejak awal lewat kebiasaan positif," katanya, Sabtu (29/8).

Sebelum digelarnya MilkLife Festival Keluarga Sehat ini, Achmad Budiharto menyampaikan sederet aktivitas telah digelar. Yakni program Aksi Rumah Resik Sehat (SIKAT) dan Belanja Pinter Gizine Bener (BPGB).

"Kami berambisi membangun kebiasaan masyarakat agar peduli terhadap lingkungan. Dahulu ada aktivitas nan dikenal dengan poskamling. Maka, kami mencoba untuk membujuk masyarakat untuk bersama-sama kerja bakti," terangnya.

Ia percaya beragam aktivitas tersebut dapat membentuk sebuah family nan bersih, sehat, dan mempunyai gizi nan baik. Pihaknya juga membujuk tenaga kerja nan bekerja di bawah naungan Djarum untuk berbelanja menu empat sehat lima sempurna.

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris berbareng Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto dan beragam pihak lainnya membuka secara simbolis aktivitas MilkLife Festival di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

"Menu empat sehat lima sempurna itu tidak perlu mewah, tetapi mempunyai gizi nan baik. Sehingga perihal semacam ini perlu dibiasakan," ujarnya.

Senada dengan Samani Intakoris, pihaknya menyampaikan, perihal penanganan zero stunting di Kabupaten Kudus menjadi tantangan bagi semua. Kolaborasi beragam pihak dibutuhkan untuk dapat mewujudkan zero stunting di Kabupaten Kudus pada 2030 mendatang.

"Kami mau Kabupaten Kudus ini menjadi salah satu kabupaten terbaik mengenai penanganan masalah stunting. Pada intinya kami siap mendukung program Pemkab Kudus," imbuhnya.

Lebih lanjut, aktivitas MilkLife Festival Keluarga Sehat jenis ketiga ini menjadi wadah memberikan edukasi untuk masyarakat agar memahami pencegahan stunting. Sehingga orangtua menjadi tahu nan terbaik untuk putra-putrinya.

"Kami berasal dari Kudus dan besar di Kudus. Maka kami mau memberikan kontribusi positif buat Kudus. Sebenarnya hal-hal nan kami tangani bukan hanya persoalan kesehatan saja. Tetapi semuanya agar Kabupaten Kudus bisa dibanggakan," imbuhnya.

Masyarakat antre memasuki Tenda Layanan Kesehatan nan terdapat di aktivitas MilkLife Festival Keluarga Sehat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, dr Abdul Hakam mengaku siap untuk membantu Pemkab Kudus mewujudkan zero stunting pada 2030. Selain bekerja-sama dengan Bakti Sosial Djarum Foundation lewat MilkLife Festival Keluarga Sehat, pihaknya bakal terus memberikan sosialisasi mengenai peningkatan gizi seimbang.

"Berbagai aktivitas sudah kami laksanakan setiap tahunnya. Begitu juga dengan program sanitasi nan baik, jambanisasi nan baik tentu dapat mengurangi stunting secara signifikan," imbuhnya.

Usai membuka aktivitas MilkLife Festival Keluarga Sehat, Bupati Kudus Samani Intakoris beserta Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto dan tamu undangan nan datang ikut meninjau ke Tenda Layanan Kesehatan.

Tenda Layanan Kesehatan menyajikan edukasi lingkungan sehat. Hal ini berangkaian dengan menciptakan kediaman nan sehat.

Selain itu, Tenda Layanan Kesehatan juga memberikan edukasi bagi calon ibu dan ibu hamil. Pelayanan nan diberikan mencakup pemeriksaan kehamilan (USG) serta konsultasi dokter.

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris berbareng Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto menghadiri aktivitas MilkLife Festival Keluarga Sehat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Pada Tenda Layanan Kesehatan juga menyediakan tempat edukasi untuk remaja dan calon pengantin. Berbagai edukasi nan diberikan meliputi skrining anemia, konsultasi master umum, konsultasi Kesehatan jiwa mencakup psikolog umum dan klinis serta triple eliminasi mencakup HIV, sifilis dan Hepatitis B.

Tak hanya itu, Tenda Layanan Kesehatan juga menyediakan edukasi Ibu dengan Anak Balita. Bagi Ibu nan sedang merawat balitanya bisa bertanya soal tumbuh kembang balita dan konsultasi dokter.

Pada aktivitas tersebut juga diisi dengan penganugerahan Desa Resik Sehat, lomba mewarnai TK, pengumuman pemenang lomba mewarnai, penganugerahan Ibu Belanja Pinter Gizine Bener, lomba Estafet Isi Piringku, pengumuman dan penyerahan bingkisan pemenang lomba Estafet Isi Piringku dan aktivitas hiburan.

Sebelum digelarnya aktivitas MilkLife Festival Keluarga Sehat ini beragam rangkaian aktivitas telah dilaksanakan oleh Bakti Sosial Djarum Foundation berbareng Pemkab Kudus. Yakni program Aksi Rumah Resik Sehat (SIKAT) dan Belanja Pinter Gizine Bener (BPGB).

Sementara itu, pada Minggu (30/8) besok bakal digelar beragam acara. Sejumlah aktivitas itu meliputi Jalan Keluarga Sehat sejauh 2 kilometer, Senam Keluarga Sehat, dan aktivitas hiburan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan