Militer Iran Bersumpah Bakal Balas AS Usai Kapal Kargonya Ditembak

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Sejumlah penduduk Iran membentangkan bendera saat merayakan serangan Iran ke pangakalan Militer Amerika Serikat (AS) di Qatar di Teheran, Iran, Senin (23/6/2025). Foto: WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

Militer Iran berjanji bakal membalas Amerika Serikat usai kapal kargo dari negaranya ditembaki oleh Angkatan Laut AS. Kapal kargo berjulukan Touska itu sebelumnya ditembak militer AS lantaran menerobos blokade di Teluk Oman.

"Kami memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Republik Islam Iran bakal segera menanggapi dan membalas pembajakan bersenjata ini dan militer AS," kata ahli bicara pusat komando militer, Khatam Al-Anbiya, seperti dikutip oleh instansi buletin ISNA, dilansir AFP, Senin (20/4).

Al-Anbiya menuduh AS telah melanggar gencatan senjata nan bertindak sejak 8 April lalu.

Serangan AS terhadap kapal kargo Iran ini sebelumnya diumumkan Presiden Donald Trump. Melalui akun Truth Social, Trump menyebut kapal kargo Iran itu mengabaikan peringatan untuk berhenti.

Karenanya, kapal perang USS Spruance milik AS terpaksa menghentikan kapal kargo tersebut dengan menembak bagian mesinnya.

"Saat ini, Marinir AS telah mengamankan kapal tersebut dan sedang memeriksa apa nan ada di dalamnya!" ujar Trump.

Trump mengatakan, Touska juga dikenai hukuman oleh Departemen Keuangan AS lantaran riwayat aktivitas terlarangan sebelumnya.

Kapal Touska terdaftar di situs Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan AS sebagai kontainer berbendera Iran nan dikenai sanksi.

Menurut info terbaru nan tersedia dari situs Marine Traffic, sekitar enam jam sebelum pengumuman Trump, Touska berada sekitar 45 kilometer di lepas pantai selatan Iran, dekat kota Chabahar. Situs pemantauan kapal lainnya, Tanker Tracker, mengatakan bahwa Touska berlayar dari Malaysia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan