Project Solara(Tangkapan layar YouTube Microsoft tentang Project Solara)
MICROSOFT membayangkan jenis perangkat keras baru nan mengutamakan pemasok kepintaran buatan alias artificial intelligence (AI) dalam kreasi dan operasinya dengan memanfaatkan Android melalui Project Solara.
Project Solara merupakan angan Microsoft untuk platform baru ini, dan alih-alih melangkah di sistem operasi Windows apa pun, platform ini dibangun di atas Microsoft Device Ecosystem Platform, nan sendiri berbasis Android. Saat ini, Microsoft tidak berencana untuk menjual perangkat keras Project Solara secara langsung, tetapi perusahaan telah merancang beberapa kreasi referensi nan dimaksudkan untuk menginspirasi produsen lain: layar desktop mirip Nest Hub, dan lencana identitas pandai nan dapat dikenakan.
Ide dari Microsoft ialah menjalankan serangkaian aplikasi nan tetap alias perangkat ke satu AI serba guna.
Project Solara bakal memperkenalkan pengguna pada beragam pemasok khusus, nan masing-masing dirancang untuk keahlian tertentu mirip seperti Gemini Gems. Bahkan tampilan antarmukanya pun tidak kudu kaku, berkah “UI just-in-time” nan memungkinkan AI memilih langkah terbaik untuk menampilkan hasilnya.
Microsoft menegaskan bahwa platform ini menetapkan persyaratan perangkat keras dan perangkat lunak nan bakal memenuhi kebutuhan perusahaan bakal pengelolaan, keamanan, dan privasi, sembari memastikan pengalaman pengguna nan kritis dapat tersampaikan.
“Project Solara dirancang secara unik untuk era baru perangkat nan mengutamakan agent,” ujar Microsoft dalam pernyataannya dikutip Rabu (3/6).
Microsoft secara resmi memasuki persaingan platform AI agent nan semakin ramai. Berbeda dengan pendekatan perusahaan lain nan mungkin mengintegrasikan AI agent ke dalam sistem operasi nan sudah ada, Microsoft memilih untuk membangun platform khusus.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·