Jika Anda termasuk pengguna Phone Link di Windows 11, mungkin Anda pernah menyadari satu perihal nan cukup mengganggu, dimana aplikasi ini sering kali menggunakan RAM dalam jumlah nan tidak sedikit, apalagi ketika hanya melangkah di latar belakang.
Baca Juga : Bug Phone Link di Windows 11 Diduga Bikin RAM Jebol! Ada nan Sampai Tembus 30 GB
Meski hingga saat ini Microsoft belum pernah secara resmi mengakui adanya masalah tersebut, berita terbaru justru memberi harapan. Microsoft disebut sedang menyiapkan perombakan besar Phone Link, nan bukan hanya menghadirkan fitur baru, tetapi juga berpotensi memperbaiki konsumsi memori nan selama ini dikeluhkan banyak pengguna.
Phone Link Akan Lebih Menyatu dengan Windows 11
Nah berasas info terbaru nan diungkap Windows Central, Microsoft sedang mengembangkan pengalaman Phone Link nan jauh lebih terintegrasi dengan Windows 11.
Artinya, pengguna nantinya tidak perlu lagi terus membuka aplikasi Phone Link hanya untuk memandang aktivitas terbaru dari smartphone mereka. Misalnya, aktivitas terbaru seperti pesan alias notifikasi dapat langsung muncul di Windows, mirip seperti daftar file terbaru nan tampil di File Explorer.

Bahkan Microsoft juga dikabarkan sedang menguji fitur hover preview, sehingga pengguna cukup mengarahkan kursor ke sebuah pesan untuk membaca isinya tanpa kudu membuka aplikasi.
Flyout Baru di Taskbar
Nah perubahan terbesar lainnya adalah hadirnya flyout unik Phone Link di tray area Windows 11, dimana melalui flyout ini, pengguna bisa langsung memandang status smartphone nan terhubung beserta sejumlah kontrol sigap seperti :
- Mengaktifkan alias menonaktifkan Do Not Disturb (DND).
- Mengubah mode getar.
- Menjalankan fitur Find My Phone.
- Melihat info perangkat tanpa membuka aplikasi Phone Link.

Dengan kata lain, nantinya banyak aktivitas sederhana nantinya dapat dilakukan langsung dari Taskbar.
Kirim File Semudah Drag & Drop dan Clipboard History Antar Perangkat
Selain dua perihal diatas, Microsoft juga dikabarkan sedang mengembangkan fitur nan cukup menarik, dimana nantinya pengguna cukup menyeret (drag) file ke ikon smartphone di Taskbar, kemudian file tersebut langsung dikirim ke perangkat Android alias iPhone nan terhubung.
Jika betul hadir, proses transfer file bakal jauh lebih praktis dibanding sistem saat ini nan tetap memerlukan beberapa langkah tambahan.
Selain itu, meskipun memang selama ini Windows memang sudah mempunyai fitur sinkronisasi clipboard lintas perangkat, namun sayangnya fitur tersebut hanya menyimpan item terakhir nan disalin saja.
Nah mengenai perihal tersebut, Microsoft sekarang disebut mau mengembangkan fitur tersebut menjadi Clipboard History lintas perangkat, sehingga pengguna bisa mengakses beberapa riwayat teks nan pernah disalin, baik dari PC maupun smartphone, nan pasti ini bakal sangat membantu bagi pengguna nan sering beranjak pekerjaan antara komputer dan ponsel.
Apaah Akan Atasi Boros RAM?
Nah seperti nan kita tahu, dalam beberapa waktu terakhir, banyak pengguna mengeluhkan Phone Link menggunakan RAM dalam jumlah besar, apalagi saat tidak digunakan secara aktif.
Microsoft memang belum pernah mengonfirmasi adanya memory leak maupun bug pada aplikasi tersebut, namun lantaran Phone Link kabarnya sedang mengalami perombakan besar di sisi internal, bukan tidak mungkin masalah penggunaan RAM berlebih tersebut ikut diperbaiki.
Memang benar, hadirnya beragam fitur baru kemungkinan justru bakal menambah penggunaan memori, namun jika Microsoft sukses membersihkan kode lama dan menghilangkan memory leak nan selama ini diduga menjadi penyebab utama, hasil akhirnya justru bisa lebih efisien daripada jenis sekarang.
Meskipun begitu, perlu diingat bahwa saat ini fitur nan disebut diatas tetap dalam tahap pengembangan, apalagi hingga saat ini belum ada konfirmasi mengenai memory leak meskipun banyak pengguna sudah melaporkannya.
Namun jika seluruh perubahan ini betul-betul terealisasi, Phone Link bisa menjadi salah satu aplikasi bawaan Windows nan akhirnya terasa betul-betul terintegrasi dengan sistem operasi, sekaligus menghilangkan salah satu keluhan terbesar pengguna, ialah konsumsi RAM nan selama ini dianggap terlalu tinggi.
Nah gimana menurutmu? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.
Via : Windows Central
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·