Metro Sepekan: Diperiksa Kasus Hanania Travel, Praz Teguh Bayar Hampir Rp 1 Miliar

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Berita metro sepekan mengenai Komika Praz Teguh buka bunyi usai diperiksa mengenai kasus dugaan penggelapan biaya jemaah umrah Hanania Travel. Pemeriksaan berjalan di Polda Metro Jaya pada Kamis 11 Juni 2026.

Praz menegaskan hanya mendapat potongan nilai dan kerja sama barter konten, bukan penghasilan endorse dari biro perjalanan tersebut. Praz mengaku bayar nyaris Rp 1 miliar.

Praz menjelaskan dirinya berangkat umrah berbareng rombongan berjumlah 24 orang pada Februari 2026. Total biaya nan dikeluarkan mencapai sekitar Rp 948 juta setelah ditambah beragam jasa tambahan.

Sementara itu, sekelompok massa dari HMI Pustaka menggelar demo kenaikan Harga BBM non-subsidi di area Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu malam 10 Juni 2026. Aksi nan diikuti sekitar 25 orang itu sempat mengganggu arus lampau lintas.

Dalam foto nan beredar, terlihat massa menyalakan api mini di tengah jalan. Sejumlah penduduk dan pengendara nan melintas tampak berakhir untuk menyaksikan tindakan tersebut.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan pihaknya langsung menuju letak setelah menerima info dari masyarakat.

Berita lain nan terpopuler dalam sepekan terakhir dalam sub kanal Megapolitan, News Liputan6.com adalah mengenai family MWP (6), bocah nan diduga menjadi korban perundungan di Taman Kramat Pulo, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, menolak berdamai.

Ibu korban, Vira Ismayanti (26) menegaskan pihak family bakal melanjutkan proses hukum. Meski demikian, Vira mengatakan mediasi antara kedua belah pihak sempat berjalan pada Selasa 9 Juni 2026.

Dalam pertemuan itu, dua terduga pelaku berinisial R (18) dan L (14) meminta maaf hingga bersujud di hadapannya.

Berikut deretan buletin metro nan paling banyak dicari pembaca Liputan6.com dalam sepekan terakhir:

1. Diperiksa Kasus Hanania Travel, Praz Teguh: Saya Bayar Hampir Rp 1 Miliar

Komika Praz Teguh buka bunyi usai diperiksa mengenai kasus dugaan penggelapan dana jemaah umrah Hanania Travel. Pemeriksaan berjalan di Polda Metro Jaya pada Kamis 11 Juni 2026.

Praz menegaskan hanya mendapat potongan nilai dan kerja sama barter konten, bukan penghasilan endorse dari biro perjalanan tersebut.

"Saya bayar, teman-teman. Hampir Rp 1 miliar," kata Praz kepada wartawan usai pemeriksaan.

Praz menjelaskan dirinya berangkat umrah berbareng rombongan berjumlah 24 orang pada Februari 2026. Total biaya nan dikeluarkan mencapai sekitar Rp 948 juta setelah ditambah beragam jasa tambahan.

Menurut dia, rombongan tersebut mendapat potongan biaya setara empat orang lantaran membawa peserta dalam jumlah besar.

Selengkapnya...

2. Demo Tolak Kenaikan BBM Pecah di Cikini, Massa Bakar Ban

Sekelompok massa dari HMI Pustaka menggelar demo kenaikan Harga BBM non-subsidi di area Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu malam 10 Juni 2026. Aksi nan diikuti sekitar 25 orang itu sempat mengganggu arus lampau lintas.

Dalam foto nan beredar, terlihat massa menyalakan api mini di tengah jalan. Sejumlah penduduk dan pengendara nan melintas tampak berakhir untuk menyaksikan tindakan tersebut.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan pihaknya langsung menuju letak setelah menerima info dari masyarakat.

"Sudah kami bubarkan, api sudah kami padamkan," kata Braiel saat dikonfirmasi, Rabu malam.

Selengkapnya...

3. Dua Pelaku Bully Bocah hingga Koma Sujud Minta Maaf, Ibu Korban Tolak Damai

Keluarga MWP (6), bocah nan diduga menjadi korban perundungan di Taman Kramat Pulo, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, menolak berdamai. Ibu korban, Vira Ismayanti (26), menegaskan pihak family bakal melanjutkan proses hukum.

"Enggak, oh enggak," kata Vira di kediamannya, Kamis 11 Juni 2026.

"Kalau diproses sih sudah diproses ya, sudah secara norma juga. Saya sih pengen cepat-cepat pelakunya ditangkap, secepatnya gitu," sambungnya.

Meski demikian, Vira mengatakan mediasi antara kedua belah pihak sempat berjalan pada Selasa (9/6/2026). Dalam pertemuan itu, dua terduga pelaku berinisial R (18) dan L (14) meminta maaf hingga bersujud di hadapannya.

Selengkapnya...

Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita