
Pembalap Tim Gresini Ducati, Alex Marquez. (Foto: Instagram/gresiniracing)
PETA persaingan di kejuaraan bumi MotoGP 2026 kembali menjadi sorotan setelah balapan 7-9 Agustus 2026 lampau di Sirkuit Silverstone, Inggris. Dominasi absolut nan ditunjukkan oleh pabrikan asal Noale, Aprilia, membikin sebagian kalangan menilai motor RS-GP tengah berada di level nan susah dikejar.
Kendati demikian, pembalap Gresini Ducati, Alex Marquez, mempunyai pandangan nan berbeda. Ia justru meyakini jarak performa antara Ducati dan Aprilia sekarang semakin menipis, terlepas dari hasil minor nan didapat kubu Borgo Panigale di Inggris.
Sebelum liburan musim panas MotoGP 2026, Ducati sempat menunjukkan taringnya dengan menyapu bersih kemenangan di tiga dari empat balapan terakhir melalui tindakan Marc Marquez. Begitu juga kemenangan di Catalunya oleh Fabio Di Giannantonio dan Spanyol oleh Alex Marquez.
Konsistensi tersebut sempat membawa Marc Marquez dan Di Giannantonio menempel ketat ketua klasemen sementara, Jorge Martin (Aprilia Racing). Meski begitu, pada akhirnya sekarang mereka tetap tertinggal masing-masing 40 dan 41 poin usai seri Silverstone.
1. Optimisme Gresini Ducati
Kondisi di Sirkuit Silverstone memang kurang berkawan bagi skuad Ducati lantaran tidak satupun pembalap mereka nan bisa naik ke podium. Hasil tersebut apalagi sempat membikin Di Giannantonio blak-blakan menyebut Ducati saat ini berstatus sebagai kekuatan kedua di bawah Aprilia.
Alex Marquez. (Foto: Instagram/alexmarquez73)
Namun, Alex Marquez nan keluar sebagai pembalap terbaik Ducati dengan finis di posisi keempat di Silverstone justru memandang sisi positif dari perkembangan motornya. Menurutnya, margin ketertinggalan Ducati dari Aprilia jauh lebih mini jika dibandingkan dengan awal musim lalu.
"Saya pikir jika Anda membandingkannya dari awal tahun, jaraknya jauh lebih kecil," ungkap Alex Marquez, seperti dikutip dari Crash, Kamis (13/8/2026).
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·