Niko Prayoga
, Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2026 |16:05 WIB

Ilustrasi peran ayah demi kelancaran ASI. (Foto: dok Magnific)
JAKARTA — Menyusui seringkali dipersepsikan sebagai tugas tunggal seorang ibu. Hal itu lantaran teknis menyusui alias pemberian ASI terlihat hanya bisa dilakukan oleh ibu dari sang anak. Padahal, di dalamnya juga kudu ada peran ayah.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono dalam sebuah unggahan video di akun Instagramnya mengatakan bahwa support emosional dari suami memegang peranan krusial, terutama dalam memberikan support terhadap ibu alias istri di masa menyusui.
"Masalahnya sekarang adalah bukan soal pemberian ASI itu tanggung jawab ibunya, tapi ayah nan punya anak nan sedang menyusu, itu juga butuh mendukung ibunya agar ibunya itu tetap bisa memberikan ASI," kata Dante, dikutip Jumat (14/8/2026).
{Support System} Pengaruhi Kondisi Psikologis Ibu
Keterlibatan suami secara langsung terbukti mempengaruhi kondisi psikologis ibu. Suasana emosional nan kondusif dan minim stres merupakan aspek utama nan menjaga kelancaran produksi ASI.
Menurutnya, ikatan emosional (bonding) serta hadirnya sistem pendukung (support system) nan kuat di sekitar ibu bakal berakibat langsung pada keberhasilan masa menyusui. "Karena bonding emosional dan support dari lingkungan sekitarnya kepada ibu nan memberikan ASI itu sangat berpengaruh," ujarnya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·