Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membujuk para siswa Sekolah Rakyat memanfaatkan kesempatan belajar dan akomodasi nan disediakan pemerintah sebagai bekal untuk meraih masa depan nan lebih baik.
Pesan tersebut disampaikan Dody saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Sragen di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Minggu (26/7). Kunjungan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana menjelang operasional sekolah, mulai dari ruang kelas, asrama, ruang makan, akomodasi sanitasi, tempat ibadah, hingga sarana olahraga.
Dalam peninjauan itu, Dody juga menyempatkan berbincang dengan para siswa nan tengah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Ia meminta para siswa belajar dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan seluruh akomodasi nan telah dibangun negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Atas nama Pemerintah, atas nama Bapak Presiden Prabowo Subianto, saya berambisi adik-adik nyaman di sini dan belajar dengan tekun. Gunakan seluruh akomodasi nan telah diberikan negara ini sebaik-baiknya," kata Dody.
"Jangan pernah merasa rendah diri, lantaran Sekolah Rakyat justru memberikan kesempatan kepada adik-adik untuk meraih kesuksesan di masa depan. Kalau adik-adik sukses, family sukses, insyaallah negara juga bakal maju," ujar Dody.
Adapun SRT 1 Sragen dibangun di atas lahan seluas 59.000 m² dan dilengkapi asrama, rumah susun guru, masjid, kantin, dapur, perpustakaan, serta lapangan olahraga.
Secara umum pembangunan telah selesai dan siap difungsikan, meski tetap terdapat beberapa pekerjaan minor nan perlu disempurnakan, seperti saluran bilik mandi, pemeriksaan talang air, dan perincian gedung lainnya.
"Sebetulnya ini sudah selesai. Hanya perlu penyempurnaan pada beberapa bagian di pondok siswa. Namun sudah bisa difungsikan oleh siswa-siswi baru," kata Menteri Dody.
Secara nasional, sebagian besar pembangunan Sekolah Rakyat juga telah memasuki tahap akhir. Dari sekitar 93 lokasi, hanya sekitar 9 letak nan progresnya tetap di bawah 90 persen.
Menurut Dody, keterlambatan terutama dipengaruhi hambatan logistik di letak nan susah dijangkau. Meski demikian, seluruhnya telah memasuki tahap finishing dan dapat difungsikan untuk mendukung aktivitas sekolah.
Kementerian PU juga tengah menyiapkan pembangunan sekitar 100 Sekolah Rakyat Tahap 3 nan bakal segera memasuki proses lelang.
Sesuai pengarahan Presiden Prabowo Subianto, program ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari family prasejahtera, dengan sasaran jangka panjang satu Sekolah Rakyat di setiap kabupaten dan kapabilitas sekitar 2.000 hingga 3.000 siswa di setiap sekolah.
"Sekolah Rakyat merupakan program utama untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan menyekolahkan adik-adik dari family prasejahtera, mereka diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya dari prasejahtera menjadi sejahtera, sekaligus mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045," tandas Dody.
(inh)
Add
as a preferred source on Google
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·