Menteri Koperasi Resmikan SPBU Nelayan Berbasis Koperasi di Aceh Selatan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Menteri Koperasi RI (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan kehadiran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di area pesisir menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para nelayan.

Upaya tersebut juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi pesisir melalui akses BBM nan lebih mudah, terjangkau, dan tepat sasaran bagi nelayan.

SPBUN berbasis koperasi ini dinilai bisa menekan biaya operasional, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta mendorong pengelolaan potensi kelautan secara modern dan berkelanjutan, dengan koperasi sebagai pilar utama penguatan ekonomi rakyat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kehadiran negara (melalui pendirian SPBUN) ini Insyallah dapat mengubah tatanan ekonomi nan ada di sini dan harapannya kelak bisa mengubah fakta-fakta nan menyedihkan sebelumnya," kata Ferry, dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).

Hal tersebut dia sampaikan saat meresmikan SPBUN Koperasi Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) di Kecamatan Bakongan Timur, Aceh Selatan, Selasa (28/4).

Ferry menegaskan SPBUN bakal terus diupayakan untuk diperbanyak pendiriannya terutama di wilayah-wilayah pantai alias pesisir nan banyak nelayan.

"Kelompok masyarakat nelayan nan tinggal di pesisir pantai itu merupakan golongan masyarakat nan relatif miskin sehingga lebih butuh dukungan, butuh support dari semua pihak termasuk dari pemerintah (melalui pembangunan SPBUN)," kata Ferry.

Selain itu, Ferry juga menyoroti pentingnya sinergi antara program Kampung Nelayan Merah Putih dengan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Keduanya diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus penyangga pengedaran kebutuhan pokok dan hasil produksi masyarakat.

Ferry mengapresiasi atas kerjasama lintas kementerian, khususnya dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta PT Pertamina (Persero) melalui entitas usahanya PT Pertamina Patra Niaga.

Ferry memastikan konsep pembangunan SPBUN nan disatukan di dalam ekosistem KDKMP bakal direplikasi lebih banyak untuk beragam wilayah lainnya di Indonesia.

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI (KKP) Didit Herdiawan Ashaf menjelaskan peresmian SPBUN di Aceh Selatan tersebut adalah langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan keadilan daya bagi masyarakat khususnya para nelayan.

"SPBUN ini datang untuk memberikan keadilan energi, menurunkan biaya operasional, dan pada akhirnya bakal meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir di wilayah Aceh Selatan," kata Didit.

Sementara itu, Bupati Aceh Selatan Mirwan menjelaskan wilayahnya mempunyai potensi nan luar biasa di sektor kelautan dan perikanan dimana terdapat 71 desa pesisir dengan jumlah nelayan sekitar 7.000 orang.

Besarnya jumlah nelayan tersebut menjadi salah satu urat nadi bagi perekonomian Aceh Selatan dalam perihal pemenuhan pangan berupa produk perikanan dan kelautan.

Oleh karena itu, dibutuhkan keberpihakan dan support dari pemerintah agar kehidupan para nelayan dapat turut meningkat sejalan dengan besarnya kontribusi mereka terhadap perekonomian wilayah dan nasional.

Sebagai informasi, aktivitas ini turut dihadiri oleh Wamen KKP Didit Herdiawan Ashaf dan Bupati Aceh Selatan Mirwan MS.

(akd/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News