Tangerang -
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto memberikan support kepada family bimbingan pemasyarakatan. Bantuan nan diberikan berupa gerobak dan juga modal usaha.
Pemberian support secara simbolis diserahkan Agus saat aktivitas Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, Tangerang, Senin (27/4/2026). Turut ikut memberikan support secara simbolis, ialah istri Agus, Evi.
"Ini adalah hasil kerja dari teman-teman nan sekarang menjadi penduduk binaan. Mereka melakukan kegiatan-kegiatan produktif di seluruh Indonesia. Ini sebagian preminya kita ambil kemudian kita kerjasama dengan BRI kemudian ada support dari pegawai sehingga kita wujudkan dalam corak support upaya kepada keluarganya," kata Agus saat memberikan bantuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus berambisi support nan diberikan dapat meringankan perekonomian family penduduk bimbingan nan tetap menjalani masa hukuman. Agus mengatakan support nan diberikan sesuai dengan minat upaya dari masing-masing penerima bantuan.
"Mudah-mudahan dengan adanya upaya ini bakal menambah kesejahteraan kepada family penduduk bimbingan pemasyarakatan nan keluarganya tetap ada di dalam lembaga pemasyarakatan," ujarnya.
"Mereka tetap di dalam (lapas), ini keluarganya, dikasih upaya agar mereka bisa menjalankan usaha. (Bantuan) disesuaikan dengan passion mereka," lanjutnya.
Salah satu penerima bantuan, Neneng berterima kasih diberi support gerobak. Dia mengaku tak mempunyai biaya untuk memulai usaha.
"Alhamdulillah saya dapat gerobak, dapat modal juga dari Pak Menteri, Pak Dirjen. Memang itu angan saya dari dulu pengen punya gerobak, tapi belom sempat lantaran kebentur modal. Dan anak saya masuk juga (lapas) anak pertama. Jadi saya nggak ada lagi untuk biaya," kata Neneng setelah menerima bantuan.
Dia mengungkap baru diberi tahu bakal mendapat support gerobak dan modal upaya dua hari sebelumnya. Adapun modal nan didapat sebesar Rp 5 juta.
"Alhamdulillah dua hari kemarin dapat telepon, hari ini saya dapat rezeki, dari Pak Menteri dari Pak Dirjen," jelasnya.
Penerima support gerobak dan modal upaya lainnya, Enis, mendapat berita serupa. Dia diminta datang ke aktivitas Hari Bakti Pemasyarakatan hari ini untuk menerima support tersebut.
"Suami saya kena kasus di lapas tentang perlindungan anak. Pas itu saya dapat berita bahwa dari lapas, ibu dipersilakan untuk datang ke aktivitas ini untuk mendapat support dari Bapak Menteri," tutur Enis.
Enis juga mengucapkan terima kasih atas support nan diberikan kepadanya. Dia bakal menggunakan support tersebut untuk modal upaya ayam goreng demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Saya mengucapkan terima kasih ke bapak menteri atas support gerobaknya. Karena saya juga kudu membiayai 3 anak kami nan tetap masa-masanya memerlukan biaya nan sangat besar," imbuhnya.
(dek/zap)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·