Jakarta, CNN Indonesia --
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih buka bunyi mengenai Presiden Prabowo Subianto yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis saat momen Iduladha.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan Prabowo salat Iduladha di Prancis lantaran kebetulan bertepatan dengan kunjungan kenegaraan. Ia menyatakan Prabowo tahun lampau sudah salat Iduladha di Indonesia.
"Ya kan tahun lampau di sini, tahun ini kebetulan bertepatan juga dengan kunjungan kenegaraan, state visit," katanya usai mengikuti salat Iduladha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (27/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditemui di tempat sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menilai kunjungan Prabowo ke Prancis pasti telah melalui pertimbangan khusus.
Lebih lanjut, dia percaya kunjungan Prabowo ke Prancis bakal membawa faedah bagi Indonesia di masa mendatang.
"Tentu Presiden ada pertimbangan-pertimbangan unik ya untuk melakukan kunjungan-kunjungan tidak hanya ke luar negeri, tapi pun jika ke dalam negeri juga tentu ada pertimbangan-pertimbangan," ujarnya.
"Kami percaya kelak bakal membawa faedah untuk Indonesia di masa nan bakal datang. Itu nan paling penting," kata laki-laki nan berkawan disapa Gus Ipul itu.
[Gambas:Video CNN]
Masih ditemui di tempat sama, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkap agenda salat Iduladha Prabowo di Prancis sudah diatur Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat.
"Bapak Presiden kan menjalankan tugas kenegaraan di luar negeri, di Paris, ya. Kami juga mendapatkan laporan di sana beliau bakal salat di mana. Saya percaya KBRI juga sudah mempersiapkan," ujarnya.
Ia mengatakan Prabowo juga tetap mengikuti perkembangan seremoni Iduladha di Masjid Istiqlal dari Prancis.
Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak melaksanakan salat bareng pada penyelenggaraan Salat Idul Adha 1447 Hijriah alias tahun ini.
Prabowo memilih terbang ke Prancis pada Selasa (26/5) awal hari, alias sehari sebelum seremoni Hari Raya Idul Adha nan jatuh pada hari ini, Rabu (27/5).
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya mengatakan kunjungan resmi kenegaraan Prabowo ke Prancis ini merupakan undangan nan telah diagendakan sejak tahun lalu.
Kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo diharapkan makin memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis. Saat ini kedua negara mempunyai sejumlah kerja sama strategis di beragam bidang.
(dhz/chri)
Add
as a preferred source on Google
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·