Mentan Amran Sulaiman memberi penjelasan soal kekosongan bangku Wakil Menteri Pertanian. Untuk itu, dia tetap menunggu pengarahan Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Sudaryono nan menduduki posisi tersebut terpilih menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan sudah dilantik pada Rabu (22/7) lalu.
“Kita ikut pada Presiden. Apakah keputusan beliau itu nan terbaik buat Kementerian Pertanian,” kata Amran ditemui di instansi Kementan, Jakarta Selatan pada Senin (27/7).
Terkait apakah Amran mempunyai rekomendasi mengenai pengganti Sudaryono, dia belum bisa memberi tau perihal tersebut. Di samping itu, dia juga belum memberi kejelasan bakal berapa lama posisi Wamentan mengalami kekosongan jabatan.
Meski demikian, Amran memastikan bahwa kekosongan jataban Wamentan tidak bakal berpengaruh pada keahlian Kementerian Pertanian.
“Enggak lah, enggak. Aman, insyaallah,” ujarnya.
Presiden Prabowo resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN menggantikan Nanik S. Deyang nan mengundurkan diri pada Rabu (22/7). Pelantikan tersebut berasas Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan sejumlah pertimbangan Prabowo dalam menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN. Salah satunya, Sudaryono disebut telah terlibat sejak awal dalam pembahasan konsep Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Beliau juga sejak awal mengikuti dan bersama-sama dengan kami semua berbincang menggagas dan mengonsep eh gimana teknis penyelenggaraan makan bergizi cuma-cuma ini," jelas Prasetyo.
Selain itu, Prasetyo mengatakan tugas Sudaryono sebagai Wamentan selama ini juga berangkaian dengan penyelenggaraan program MBG.
"Sebagai Wakil Menteri Pertanian tentu saja selama ini Badan Gizi Nasional nan kegiatannya adalah memberikan makan bergizi cuma-cuma itu tidak pernah lepas dari tugas beliau di Kementerian Pertanian," katanya.
Menurutnya, Kementerian Pertanian mempunyai peran dalam menopang kebutuhan bahan pangan untuk program MBG.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·