Mensos Siapkan Lulusan Sekolah Rakyat Jadi Pekerja Terampil atau Kuliah

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan tujuan utama program Sekolah Rakyat untuk memutus mata rantai kemiskinan bakal terwujud. Pemerintah menyiapkan dua opsi bagi lulusan Sekolah Rakyat pendidikan menengah atas, mereka dapat memilih melanjutkan kuliah alias menjadi pekerja terampil.

"Yang krusial saya sampaikan adalah hilirisasi. Arahan Bapak Presiden cukup jelas, lulusan Sekolah Rakyat tidak boleh menganggur. Pilihannya hanya dua, menjadi pekerja terampil alias meneruskan kuliah," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2026).

Hal itu dia sampaikan dalam aktivitas Penyampaian Hasil Collective Action-Relaksasi RPL bagi Pejabat Manajerial Jenjang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Tahun 2026 secara online melalui Zoom di Kantor Kemensos, Jakarta Selasa (8/9).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kegiatan nan digelar oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan bekerja sama dengan Kemensos ini mengangkat tema 'Orkestrasi Kebijakan Lintas Sektor dalam Pengentasan Kemiskinan' dan berfokus pada tiga sub tema, ialah integrasi data, bansos adaptif, dan Sekolah Rakyat.

Gus Ipul melanjutkan sebelum memasuki tahap hilirisasi, siswa Sekolah Rakyat terlebih dulu kudu merampungkan pendidikannya. Mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Ketika para siswa telah menyelesaikan jenjang SMA, mereka mempunyai dua pilihan. Pertama, siswa nan mau melanjutkan pendidikan dan memenuhi persyaratan dapat kuliah dengan support beasiswa.

"Kalau kuliah dia kudu belajar sungguh-sungguh, ya, kita pakai tes DNA talent ke mana dia sebaiknya kuliah. Setelah itu kelak ikut KIP, bakal ikut biaya danasiwa dari pemerintah," lanjutnya.

Kedua, ialah siswa nan memilih untuk langsung bekerja bakal diarahkan mengikuti training keahlian sesuai minat dan potensinya. Gus Ipul menyebut Kemensos telah menjalin kerja sama dengan beberapa kementerian/lembaga, termasuk BUMN untuk melatih serta memperkuat keahlian siswa.

"Sekaligus juga menampung lulusan-lulusan Sekolah Rakyat. Kita sorong mereka menjadi pekerja terampil luar negeri," jelas Gas Ipul.

Oleh lantaran itu, Gus Ipul membujuk seluruh peserta aktivitas ini untuk bekerja-sama dalam mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Menurutnya, keberhasilan program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini bisa dicapai dengan langkah mengesampingkan ego sektoral.

"Yang krusial dalam eksekusi Sekolah Rakyat ini, kita menekankan betul pentingnya kebersamaan, kolaborasi. Ego sektoral kudu dihilangkan," pungkasnya.

Sebagai informasi, Relaksasi RPL Jenjang JPT Madya diikuti oleh 28 Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dari 15 lembaga pemerintah dalam rangka pemenuhan kompetensi manajerial Pimpinan Tinggi Madya. Peserta diwajibkan menyusun Collective Action sebagai wadah untuk mengintegrasikan perspektif dan pemikiran dalam merumuskan pengganti solusi atas persoalan sesuai dengan tema pembelajaran. Hasil Collective Action diharapkan menjadi landasan bagi penguatan sinergi dan tindakan berbareng lintas sektor dalam pengentasan kemiskinan.

(akd/akd)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News