Mensos & Gubernur Malut Sepakat Bangun Layanan Terpadu Kelompok Rentan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara sepakat membangun jasa terpadu bagi golongan rentan, Sekolah Rakyat, serta support logistik kebencanaan.

Kesepakatan tersebut disampaikan dalam pertemuan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono berbareng dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos di Kantor Kemensos, hari ini.

"Deklarasinya adalah jasa terpadu untuk Sekolah Rakyat, golongan rentan dan (buffer stock) logistik. Kita buat nan terbaik," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).

Gus Ipul mengungkapkan jasa terpadu tersebut bakal mencakup rumah singgah bagi masyarakat miskin nan memerlukan tempat tinggal sementara saat menjalani pengobatan lantaran tempat tinggal mereka jauh dari rumah sakit. Selain itu, bakal dibangun Sekolah Rakyat untuk menyediakan pendidikan berbobot bagi anak-anak dari family prasejahtera.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan bencana, area itu juga bakal dilengkapi penyimpanan logistik sebagai buffer stock support darurat.

Pada kesempatan tersebut, Gus Ipul juga mengapresiasi support Pemerintah Provinsi Maluku Utara terhadap percepatan program jasa tersebut.

"Terima kasih Ibu Gubernur, beragam program dan kesediaannya untuk menyerahkan lahan bagi pelayanan kepada golongan rentan dan juga untuk Sekolah Rakyat," kata Gus Ipul.

Selain pembangunan jasa terpadu, Kemensos dan Pemprov Maluku Utara juga bakal memberdayakan Komunitas Adat Terpencil (KAT). Dukungan ini dilakukan melalui penyediaan kediaman bagi 100 penduduk suku Togutil nan bersedia keluar dari area hutan.

Adapun lahan kediaman telah disiapkan pemerintah wilayah dan pembangunan kediaman bakal mengutamakan kearifan lokal. Kemensos juga terus mendukung penanganan bentrok sosial, kebencanaan, dan pemulihan ekonomi masyarakat di Maluku Utara.

Pemprov Malut Siap Dukung Pembangunan Layanan Terpadu

Sementara itu, Sherly menyatakan kesiapan lahan untuk pembangunan akomodasi jasa terpadu bagi golongan rentang. "Bila perlu 10 hektare juga boleh," kata Sherly.

Dalam pertemuan ini, Sherly juga mengapresiasi peran Kemensos dalam perlindungan dan agunan sosial bagi masyarakat di daerahnya.

"Kami mengucapkan terima kasih untuk Pak Mensos, Pak Wamen, Kemensos selalu membantu masyarakat Maluku Utara, datang sigap dan memberikan support nan tepat setiap kali ada bentrok sosial, musibah alam, dan melakukan intervensi pemulihan ekonomi," ucap Sherly.

Dalam kunjungannya ke instansi Kemensos, Sherly juga berinteraksi dengan pramusaji disabilitas di Kafe Selalu Ada Kopi Kemensos dan memandang langsung proses pembuatan roti di kafe tersebut. Ia juga berjamu serta berbelanja di Galeri DWP Kemensos Karya Disabilitas.

Sebagai informasi, turut datang dalam pertemuan Plt Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Kantor Staf Presiden Syska Hutagalung, Tenaga Ahli Menteri Sosial Andy Kurniawan, Galih Hidayatullah, Dardo Pratisyo, Ahmad Rifai, serta Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil I Ketut Supena. (prf/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News