Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal melakukan restrukturisasi mesin dan peralatan industri pada 2027. Program itu ditujukan untuk meningkatkan produktivitas. Pasalnya banyak pelaku industri tetap menggunakan peralatan produksi tua sehingga mempengaruhi produktivitas dan kualitas produk.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan modernisasi mesin menjadi salah satu kebutuhan mendesak. Karena itu, Kemenperin memasukkan program restrukturisasi mesin ke dalam daftar usulan tambahan anggaran nan diajukan kepada pemerintah dan DPR untuk tahun depan.
"Program restrukturisasi mesin peralatan industri ini sesuai dengan apa nan menjadi perhatian dari banyak personil Komisi VII kemarin dalam rapat kerja, dan kami usulkan tambahan anggarannya sebesar Rp202 miliar," kata Agus dalam rapat kerja berbareng Komisi VII DPR RI, Rabu (10/6/2026).
Adapun kebanyakan mesin tua di Indonesia sudah berumur di atas 25 tahun. Program ini menjangkau pelaku upaya nan terdaftar dan mengusulkan permohonan melalui akun resmi SIINas Kemenperin. Nantinya pelaku upaya bakal mendapat potongan harga/reimbursement sekitar 25% untuk pembelian mesin/peralatan produksi dalam negeri dan 10% untuk mesin impor.
"Program peningkatan produktivitas industri dilakukan melalui aktivitas restrukturisasi mesin dan peralatan industri serta penerapan teknologi industri 4.0 pada sektor-sektor prioritas," ujarnya.
Selain meningkatkan kapabilitas produksi, modernisasi mesin juga diharapkan dapat membantu industri dalam mengangkat teknologi nan lebih efisien.
"Oleh lantaran itu kami mengusulkan kebutuhan tambahan anggaran untuk memperkuat program-program prioritas nan berakibat langsung bagi peningkatan produktivitas dan daya saing industri nasional," kata Agus.
Rapat Kerja Kemenperin dengan Komisi VII di DPR RI, Rabu (10/6/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi) Foto: Rapat Kerja Kemenperin dengan Komisi VII di DPR RI, Rabu (10/6/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
(dce)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·