Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono resmi menambah kedudukan baru sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) masa hormat 2026-2030.
Sebelumnya, kedudukan Ketum PB IPSI dipegang oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Adapun penetapan Sugiono dilakukan dalam Musyawarah Nasional PB IPSI ke-16 nan dihelat di Jakarta Convention Center pada Sabtu (11/04/2026).
"Keputusan Musyawarah Nasional ke-XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia tahun 2026 tentang penunjukkan kerabat Sugiono sebagai Ketua Umum sekaligus Ketua Formatur Penyusunan Pengurus Besar PB IPSI masa hormat tahun 2026-2030," ucap ketua Munas ke-XVI PB IPSI, dalam keterangan resmi nan diterima CNBC Indonesia.
Sugiono disepakati berbareng oleh pengurus tingkat pusat dan wilayah serta unsur perguruan pencak silat untuk dikukuhkan menjadi Ketua Umum PB IPSI masa hormat 2026-20230. Dukungan penuh diberikan kepadanya oleh seluruh peserta Musyawarah Nasional ke-XVI PB IPSI.
Dengan demikian, Sugiono bakal melanjutkan kepemimpinan Prabowo Subianto nan merupakan Ketua Umum PB IPSI periode sebelumnya.
Sugiono bukan orang baru di lingkungan pencak silat Indonesia. Di periode sebelumnya, dia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PB IPSI.
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia itu pun kerap kali dipercaya mewakili Prabowo Subianto di beragam agenda pencak silat di dalam dan luar negeri.
Misalnya pada Desember 2024, Sugiono mewakili Prabowo Subianto datang dalam World Pencak Silat Championship di Abu Dhabi. Kehadiran Sugiono memberi lecutan semangat kepada para atlet pencak silat Indonesia hingga menjadi juara umum dengan peroleh lencana terbanyak.
Sugiono juga berulangkali dipercaya untuk melepas keberangkatan atlet Indonesia nan bakal mengikuti kejuaraan pencak silat di luar negeri. Di beragam kesempatan, Sugiono senantiasa menekankan keberanian dan sportivitas kepada para atlet pencak silat Indonesia.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·