Menjaga Lingkungan dan Keberlanjutan, dengan Memperkuat Aksi Lingkungan

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Menjaga Lingkungan dan Keberlanjutan, dengan Memperkuat Aksi Lingkungan PT PSL telah menjalankan beragam program TJSL pilar Lingkungan sepanjang 2026.(Dok.Istimewa)

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) telah menjalankan beragam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pilar Lingkungan sepanjang 2026, mulai dari penanaman 2.500 pohon, pelestarian ekosistem pesisir melalui program penanaman lamun dan budidaya kepiting, hingga penyelenggaraan uji emisi bagi 100 kendaraan di Pelabuhan Tanjung Priok. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan upaya menjaga lingkungan perlu dilakukan secara konsisten dengan memandang kebutuhan dan karakter wilayah di sekitar operasional perusahaan. 

“Kami berupaya mengambil bagian melalui program nan relevan dengan kondisi di lapangan. Tidak hanya melalui penghijauan dan pelestarian ekosistem, tetapi juga melalui pengurangan emisi, pengelolaan sampah, serta support kepada masyarakat. Kami mau agar setiap program dapat memberikan faedah nan nyata dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Memperluas Aksi, Menjaga Keberlanjutan
Sepanjang 2026, PT PSL berbareng anak perusahaan telah melaksanakan Program Pelindo Lestari melalui aktivitas Pelindo Tanam Pohon di Kuala Indah, Sumatra Utara, dan Perawang, Riau, dengan penanaman 2.500 bibit pohon. Di sekitar wilayah operasional Jakarta-Tangerang-Cikampek (JTCC), Desa Srijaya, Bekasi, Jawa Barat, perusahaan juga melaksanakan Lomba Menghias Lingkungan melalui aktivitas penataan, revitalisasi, dan hiasan lingkungan bertema pelestarian lingkungan dan kepelabuhanan.

Pada aspek ekosistem pesisir, PT PSL menjalankan Program Carbon Village Pelindo melalui Program LESTARI (Lamun untuk Ekosistem Sehat, Tangguh, dan Ekonomi Mandiri). Program ini mencakup aktivitas penanaman lamun untuk mendorong penyerapan karbon dan juga budidaya kepiting sebagai upaya menjaga ekosistem sekaligus penguatan ekonomi masyarakat di bagian kelautan.

Upaya tersebut juga mencakup respons terhadap kondisi lingkungan nan berakibat langsung kepada masyarakat. PT PSL memberikan support bagi masyarakat terdampak kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di lima desa sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, ialah Desa Sungai Kunyit Laut, Desa Sungai Bundung Laut, Desa Sungai Duri II, Desa Sungai Kunyit Dalam, dan Desa Sungai Laki. Dukungan diberikan dalam corak penyaluran air bersih konsumsi, pembagian masker dan alat-alat kesehatan.

Di area Pelabuhan Tanjung Priok, PT PSL juga melaksanakan program “Merdeka dari Emisi” melalui uji emisi bagi 100 kendaraan pengguna jasa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kesadaran terhadap pemeliharaan kendaraan sekaligus mendukung mobilitas nan lebih bersih di area pelabuhan.

Komitmen menjaga kelestarian lingkungan tersebut bakal terus dilanjutkan hingga akhir 2026. Berbagai inisiatif program menjadi bagian dari komitmen PT PSL sebagai anak upaya PT Pelabuhan Indonesia (Persero) alias Pelindo dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. 

Melalui tindakan nan mencakup penghijauan, pelestarian ekosistem pesisir, pengurangan emisi, pengelolaan sampah, serta support kepada masyarakat, PT PSL terus berupaya memperkuat kontribusinya secara konsisten di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Ke depan, kami bakal terus memperkuat kerjasama dan memastikan program lingkungan tidak berakhir pada penyelenggaraan kegiatan, tetapi dapat memberikan faedah nan terjaga dalam jangka panjang,” ungkap Dewi.  (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑