Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memaparkan kronologi kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL nan terjadi di Bekasi Timur melalui ilustrasi perjalanan.
Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5).
Dalam penjelasan tersebut, salah satu rangkaian nan melintas, ialah KA Argo Bromo Anggrek, tercatat melaju lebih sigap dari agenda dengan kecepatan 108 km/jam sebelum peristiwa tabrakan terjadi.
“Kereta Api Argo Bromo melintasi Stasiun Bekasi pukul 20.51, lebih awal 3 menit dari agenda dengan kecepatan 108 km/jam,” ungkap Dudy.
Dudy pun menjelaskan rangkaian waktu perjalanan kereta nan melintas di sekitar letak kejadian, mulai dari KRL Commuter Line hingga kereta jarak jauh nan melintas di jalur tersebut.
“Kereta KA Commuter Line 5568A tiba pukul 20.34, lebih awal 1 menit di Stasiun Bekasi,” tuturnya.
“Kereta 116B Sawunggalih tiba di Bekasi 20.35, terlambat 5 menit dari jadwal. Kereta api Sawunggalih berakhir di Stasiun Bekasi untuk meningkatkan penumpang,” lanjut Dudy.
Dudy juga memaparkan adanya taksi mogok di tengah rel nan kemudian menjadi salah satu aspek dalam rangkaian peristiwa di letak tersebut.
“Sebuah taksi mogok di tengah rel. KA 5181B Cikarang-Jakarta pukul 20.48 melintas dan kemudian terjadi temperan dengan taksi tersebut,” ungkap Dudy.
Dudy juga menjelaskan kondisi KRL Commuter Line nan sempat mengalami keterlambatan dan berakhir akibat situasi di lintasan.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·