Jakarta -
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mencoba naik rangkaian kereta rel listrik (KRL) dari Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Cikarang. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari uji coba jasa KRL Bekasi-Cikarang setelah kejadian maut pada Senin (27/4) malam.
Berdasarkan pantauan detikcom, rangkaian KRL masuk dan berakhir di jalur peron 1 pukul 13.41 WIB. Jalur ini merupakan letak kejadian maut antara KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL.
Dudy terlihat masuk ke dalam gerbong 6 dari rangkaian KRL buatan China, CLI-125, berbareng Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin. Ketiganya kemudian duduk di salah satu perspektif kereta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama perjalanan, Dudy berbareng Bobby dan Allan tampak memandang kondisi sekitar melalui jendela gerbong.
Dalam uji coba ini, rangkaian KRL juga berakhir di beberapa stasiun antara Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Cikarang. Namun, pintu kereta tidak dibuka dan perjalanan langsung dilanjutkan.
"Selesai ini, Stasiun Bekasi Timur sudah bisa dioperasikan kembali untuk KRL, khususnya untuk melayani masyarakat," ujar Dudy di dalam rangkaian KRL, Rabu (29/4/2026).
"Dari Stasiun Bekasi Timur kita sudah bisa melayani sampai Cikarang. Kemarin kita tutup sampai tadi siang, hanya sampai Bekasi. Sekarang kita buka sampai Cikarang," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dudy beserta rombongan tiba di Stasiun Cikarang pukul 14.02 WIB. Setelah itu, dia langsung meninggalkan area stasiun menggunakan mobil dinas. Hal nan sama juga dilakukan oleh Allan dan Bobby dengan kendaraan terpisah.
Sebagai informasi, sebelum Dudy mengikuti uji coba menuju Stasiun Cikarang, PT KAI (Persero) telah melakukan serangkaian uji coba perjalanan KRL dari Bekasi Timur hingga Cikarang. Uji coba pertama dilakukan pukul 11.56 WIB dan terus berlanjut.
(igo/fdl)
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·