Mengintip Biaya Bangun SPBU Pertamina hingga Kisaran Gaji Operator

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Mengintip Biaya Bangun SPBU Pertamina hingga Kisaran Gaji Operator

Mengintip Biaya Bangun SPBU Pertamina hingga Kisaran Gaji Operator (Foto: Pertamina)

JAKARTA - Mengintip biaya bangun SPBU Pertamina hingga kisaran gaji operator. Bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tetap menjadi kesempatan upaya nan menjanjikan dengan margin untung menjual BBM.

Keuntungan upaya SPBU bervariasi, tergantung pada volume penjualan dan biaya operasional. Perhitungan untung umumnya berasal dari margin penjualan BBM per liter maupun pendapatan dari ritel. Rata-rata, SPBU memperoleh untung sekitar Rp200 per liter dari penjualan bensin dan solar. 

Biaya Bangun SPBU Pertamina

Melansir laman Pertamina Patra Niaga, Pertamina membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi mitra Pertamina dalam menjalankan upaya SPBU.

"Jadilah mitra upaya Pertamina Patra Niaga, tumbuh dan berkembang berbareng mendukung ketahanan daya nasional serta mendistribusikan daya keseluruh konsumen di seluruh wilayah Republik Indonesia," tulis keterangan Pertamina Patra Niaga seperti dilansir laman resmi Kemitraan Patra Niaga.

Dalam pembangunan sebuah SPBU, luas minimal lahan tergantung dari letak lahan nan bakal dibangun menjadi sebuah SPBU dengan lebar muka minimum 20 meter. Ada beberapa jenis SPBU dengan standar kreasi sebagai berikut :

- SPBU Regular, syarat nan kudu dipenuhi minimal mempunyai luas lahan berukuran 1.000 m2, minimal dua pulau pompa, wajib menyediakan PLTS genting dan investasi kurang lebih Rp6 miliar di luar tanah.

- SPBU Mini, dengan minimal luas lahan 600 m2, maksimal satu pulau pompa dan investasi kurang dari Rp2,5 miliar di luar tanah

- SPBU Kompak, dengan minimal luas lahan 200 m2, gedung permanen alias modular (dengan sarfas tangki/drum/IBC tank), sarana penyimpanan minimal 1 kiloliter (KL) dan investasi kurang lebih Rp1 miliar di luar tanah

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com